Menu ✖

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR KEPULAUAN YAPEN · 21 Dec 2025 00:42 WIT

Tujuh Kampung Pesisir Yapen Incar Status Kampung Nelayan Merah Putih


					Tim surveyor kampung nelayan merah putih di Kepulauan Yapen. Foto: ist Perbesar

Tim surveyor kampung nelayan merah putih di Kepulauan Yapen. Foto: ist

KABARPAPUA.CO, Serui– Tujuh kampung pesisir di Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua, sukses menuntaskan validasi lapangan Tim Surveyor Kampung Nelayan Merah Putih pada Jumat 19 Desember 2025. Proses krusial ini jadi langkah akhir verifikasi usulan Pemkab Yapen ke pemerintah pusat, janjikan era baru kesejahteraan bagi ribuan nelayan.

Ketujuh kampung yang divalidasi yakni Turu (Yapen Selatan), Umani (Nusawani), Sere-sere (Yapen Timur), Barawai (Raimbawi), Mansesi (Pulau Kurudu), Woinap (Wonawa), dan Ausem (Pulau Yerui). Sambutan antusias mewarnai setiap kunjungan: deretan perahu nelayan berarak plus tabuhan tifa adat, simbol hormat bagi tamu pertama.

Validasi fokus tiga aspek yakni kesiapan lahan, legalitas dokumen via perangkat kampung, serta wawancara nelayan berdasarkan jenis alat tangkap. “Kami sesuaikan sampling nelayan per alat tangkap, pastikan data akurat dari lapangan,” ungkap Adinda, anggota tim surveyor.

Tim surveyor kampung nelayan merah putih di Kepulauan Yapen. Foto: ist

Koordinator Surveyor Januar Putra tekankan, proses ini verifikasi kesesuaian data administratif dengan realitas. “Dasar penilaian pusat harus solid. Terima kasih atas dukungan distrik, kampung, dan nelayan,” ujarnya.

Bupati Kepulauan Yapen Benyamin Arisoy penuh harap: “Program ini cocok banget buat Yapen yang kaya potensi laut. Bisa jadi titik balik ekonomi pesisir.” Daniel Reba, Kadis Perikanan dan Kelautan, tambah komitmen pendampingan data hingga akses pasar. Sementara Plt Kabid Pemberdayaan Nelayan Musa Wabes soroti penguatan koperasi untuk nelayan kecil di wilayah 3T (terdepan, terluar, tertinggal).

Kepala distrik seperti Doddi Lefta optimis, program nasional KKP ini dorong ekonomi biru, swasembada pangan, dan kesejahteraan berkelanjutan. *** (Ainun Faathirjal)

Artikel ini telah dibaca 112 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Pemkab Kepulauan Yapen Perkuat Tata Kelola Alat Kontrasepsi dan Mutu Pelayanan KB

29 October 2026 - 10:24 WIT

Wabup Kepulauan Yapen Buka Aksi Konvergensi 5 Percepatan Penurunan Stunting 2026

28 October 2026 - 21:23 WIT

Reses di Kepulauan Yapen, Tonny Tesar Dorong Pembangunan Gereja dan Jalan

27 October 2026 - 20:51 WIT

Kontingen Pesparani Katolik Kepulauan Yapen Tiba di Biak Numfor Siap Tampil Maksimal

27 October 2026 - 11:34 WIT

Ribuan Warga Serui Ramaikan Acara Kosong Tujuh Fun Run 2026 dan Hiburan Rakyat

19 October 2026 - 12:42 WIT

Ikatan Alumni SMAN 1 Serui 2007 Sukses Gelar Fun Run Rangkaian Dua Dekade

19 October 2026 - 11:35 WIT

Trending di KABAR KEPULAUAN YAPEN