KABARPAPUA.CO, Serui – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Yapen resmi melaksanakan Kick Off Sensus Ekonomi 2026 sebagai bentuk dukungan terhadap program nasional pendataan ekonomi.
Menurut Bupati Kepulauan Yapen, Benyamin Arisoy program nasional pendataan ekonomi ini bertujuan menghasilkan data yang akurat dan komprehensif mengenai kondisi perekonomian daerah.
“Kick Off Sensus Ekonomi 2026 merupakan program nasional, dilaksanakan sesui Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik,” kata Benyamin, saat pelaksanaan Kick Off Sensus Ekonomi 2026 yang dirangkaikan apel gabungan Pemkab Kepulauan Yapen, Senin, 15 Juni 2026.
Benyamin juga mengatakan, sensus ekonomi memiliki peran penting dalam menyediakan data yang akurat mengenai kondisi dan perkembangan perekonomian Indonesia, termasuk di Kabupaten Kepulauan Yapen.
“Data yang akurat sangat dibutuhkan agar kebijakan pembangunan dapat tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” jelas Benyamin
Data dihasilkan lewat Kick Off Sensus Ekonomi 2026, menjadi dasar perencanaan pembangunan, penyusunan kebijakan ekonomi, pengembangan investasi, pemberdayaan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Sehingga, kata Benyamin, Pemkab Kepulauan Yapen memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan sensus tersebut.

Untuk itu, kata Benyamin, pihaknya mengajak seluruh pelaku usaha, mulai dari UMKM hingga usaha besar, serta seluruh perangkat daerah terkait untuk berpartisipasi aktif memberikan data lengkap, benar, dan akurat kepada petugas sensus.
“Melalui Kick Off Sensus Ekonomi 2026, pemerintah dapat memperoleh gambaran menyeluruh mengenai potensi, tantangan, dan peluang pengembangan ekonomi daerah guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Kabupaten Kepulauan Yapen,” paparnya.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kepulauan Yapen, Eko Christiyanto mengatakan, Kick OffSensus Ekonomi 2026 dilaksanakan bersamaan dengan apel gabungan Pemkab Kepulauan Yapen.
Menurut Eko, pelaksanaan Kick Off Sensus Ekonomi 2026 akan berlangsung mulai Juni hingga Agustus 2026 dan mencakup seluruh wilayah Kabupaten Kepulauan Yapen. Sebanyak 104 petugas sensus yang telah mengikuti pelatihan selama tiga hari akan diterjunkan untuk melakukan pendataan di lapangan.
“Kami berharap seluruh petugas dapat bekerja secara profesional, menjunjung tinggi integritas, dan benar-benar turun ke lapangan untuk memperoleh data yang akurat,” jelas Eko.
Eko menjelaskan, Kick Off Sensus Ekonomi 2026 bertujuan mendata karakteristik dan cakupan kegiatan ekonomi di Indonesia, khususnya di Kabupaten Kepulauan Yapen.
“Selain itu, kegiatan ini juga dilakukan untuk memperbarui basis data ekonomi yang menjadi acuan dalam penyusunan kebijakan pembangunan,” terang Eko.
Eko mengimbau masyarakat agar menerima kedatangan petugas sensus dan memberikan informasi yang benar serta jujur.
“Data yang diperoleh sangat penting sebagai dasar pembangunan ke depan. Karena itu, kami berharap masyarakat dapat mendukung pelaksanaan Kick Off Sensus Ekonomi 2026 demi terwujudnya pembangunan yang lebih baik,” ujarnya. ***(Ainun Faathirjal)


















