KABARPAPUA.CO, Serui – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Yapen bersama Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Cabang Serui terus mengawal penyaluran bantuan pangan dari pemerintah pusat kepada masyarakat.
Hingga 14 Juni 2026, Perum Bulog Cabang Serui telah merealisasikan penyaluran 248 ton beras atau sekitar 54 persen dari total alokasi 314 ton yang diperuntukkan bagi sekitar 15.700 keluarga penerima manfaat di Kabupaten Kepulauan Yapen.
Penyaluran bantuan berupa beras dan minyak goreng secara simbolis dilakukan di Kelurahan Serui Kota dan Kelurahan Tarau pada Senin, 15 Juni 2026, dipimpin langsung Bupati Kepulauan Yapen, Benyamin Arisoy.
Dalam kegiatan tersebut, Benyamin didampingi kepala distrik, lurah, serta Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kepulauan Yapen. Bantuan yang disalurkan merupakan alokasi untuk Februari dan Maret 2026.
Setiap keluarga penerima manfaat memperoleh 20 kilogram beras dan empat liter minyak goreng, yang merupakan akumulasi bantuan selama dua bulan, dengan rincian 10 kilogram beras dan satu liter minyak goreng setiap bulan.
Benyamin mengatakan kehadirannya bertujuan memastikan bantuan pemerintah benar-benar diterima masyarakat yang berhak. “Saya ingin memastikan bantuan ini tersalur dengan baik kepada masyarakat dan tidak terputus di tengah jalan,” katanya.
Benyamin menegaskan, kepala distrik, lurah, dan kepala kampung memiliki tanggung jawab untuk mengawal dan mengamankan proses distribusi agar bantuan sampai kepada penerima manfaat sesuai data yang telah ditetapkan.

Menurut Benyamin, penerima manfaat diharapkan hadir secara langsung saat penyaluran sehingga bantuan dapat diberikan secara tepat sasaran.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kepulauan Yapen, Jefry Max Manderi menjelaskan, jumlah penerima bantuan di Kelurahan Serui Kota mencapai 1.108 orang, sedangkan di Kelurahan Tarau sebanyak 801 orang.
Secara keseluruhan, penerima bantuan pangan tahap pertama di Kabupaten Kepulauan Yapen mencapai 15.702 orang. Penyaluran di sejumlah wilayah sempat mengalami penyesuaian akibat keterlambatan pasokan minyak goreng dari pabrik.
“Karena distribusi minyak goreng yang tersisa baru tiba pada 8 Juni, maka penyaluran di Distrik Yapen Selatan dan Anotaurei disesuaikan kondisi di lapangan,” kata Jefry, Kamis, 18 Juni 2026.
Jefry menambahkan, apabila terdapat penerima manfaat yang telah pindah domisili atau meninggal dunia, bantuan dapat dialihkan kepada perempuan kepala keluarga, penyandang disabilitas, atau warga lain yang dinilai layak berdasarkan rekomendasi pemerintah kampung dan kelurahan.
Di sisi lain, Perum Bulog Cabang Serui terus mempercepat distribusi bantuan pangan di wilayah Kabupaten Kepulauan Yapen. Kepala Perum Bulog Cabang Serui, Firmansyah mengatakan, hingga posisi penyaluran per 14 Juni 2026, pihaknya telah merealisasikan distribusi 248 ton beras atau sekitar 54 persen dari total target.

“Sampai dengan posisi per kemarin, kami sudah merealisasikan 248 ton atau 54 persen dari total program. Saat ini penyaluran difokuskan di Distrik Yapen Selatan dan Anotaurei,” kata Firmansyah.
Menurut Firmansyah, untuk empat distrik di sekitar Kota Serui, jumlah bantuan yang harus disalurkan mencapai sekitar 140 ton beras. Bulog menargetkan seluruh distribusi di wilayah tersebut dapat diselesaikan dalam waktu satu minggu.
“Kalau bisa kita rampungkan dalam satu minggu ini, penyaluran beras bantuan pangan untuk Kabupaten Kepulauan Yapen bisa mencapai 100 persen,” ujar Firmansyah.
Firmansyah juga menjelaskan total alokasi bantuan beras untuk Kabupaten Kepulauan Yapen mencapai 314 ton bagi sekitar 15.700 penerima manfaat. Dari jumlah tersebut, lebih dari 200 ton telah berhasil disalurkan ke berbagai distrik.
Selain beras, pemerintah pusat juga menyalurkan bantuan minyak goreng kepada masyarakat penerima manfaat. Total alokasi minyak goreng yang disiapkan mencapai 62 ribu liter dan akan didistribusikan bersamaan dengan program bantuan pangan yang sedang berjalan.
Firmansyah mengakui kondisi cuaca menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kelancaran distribusi, terutama ke wilayah yang akses transportasinya sangat bergantung pada kondisi alam. Meski demikian, Bulog optimistis seluruh penyaluran dapat diselesaikan sesuai target.
“Kami menargetkan minggu ini bisa selesai. Mudah-mudahan kondisi cuaca mendukung sehingga penyaluran bantuan pangan di Kabupaten Kepulauan Yapen dapat rampung 100 persen,” kata Firmansyah.***(Ainun Faathirjal)


















