Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR KEPULAUAN YAPEN · 13 Oct 2025 22:05 WIT

Temuan Rian Hendrik saat Bertemu Masyarakat di Kampung Adiwipi Yapen


					Anggota DPR Kabupaten (DPRK) Kepulauan Yapen, Rian Hendrik mengunjungi Kampung Adiwipi, Distrik Kepulauan Ambai, Senin 13 Oktober 2025 untuk menyerap aspirasi masyarakat.
Foto:  Ainun Faathirjal/KabarPapua.co Perbesar

Anggota DPR Kabupaten (DPRK) Kepulauan Yapen, Rian Hendrik mengunjungi Kampung Adiwipi, Distrik Kepulauan Ambai, Senin 13 Oktober 2025 untuk menyerap aspirasi masyarakat. Foto: Ainun Faathirjal/KabarPapua.co

KABARPAPUA.CO, Serui–  Anggota DPR Kabupaten (DPRK) Kepulauan Yapen, Rian Hendrik mengunjungi Kampung Adiwipi, Distrik Kepulauan Ambai, Senin 13 Oktober 2025 untuk menyerap aspirasi masyarakat, terutama terkait pelayanan kesehatan, infrastruktur, dan kesejahteraan tenaga pendidik.

Kepala Kampung Adiwipi, Daut Wanggai menjelaskan Puskesmas Pembantu (Pustu) di kampung itu sudah tidak beroperasi selama lebih dari 4 tahun karena tidak adanya petugas kesehatan.

Masyarakat meminta Dinas Kesehatan Yapen melihat kondisi ini. ”Harusnya ketika ada warga yang sakit bisa langsung dilayani di pustu tanpa harus menempuh akses laut untuk mendapatkan pelayanan kesehatan,” kata Daut.

Masyarakat juga mengeluhkan belum tersedianya listrik di Kampung Adiwipi.

Dalam kesempatan itu, Victor Y. Sumbari seorang guru honor di SD Negeri Adiwipi menjelaskan dirinya sudah mengabdi selama 3 tahun tapi sampai saat ini  status kepegawaiannya belum jelas. Termasuk  permasalahan honor guru yang belum dibayarkan secara rutin.

“Honor tidak dibayar dengan baik. Kadang hanya Rp500 ribu dan yang terakhir, saya dibayar bulan Mei 2024. Sedangkan pembayaran dari bulan Januari, Februari, Maret, dan Juni tidak dibayar,” kata Victor.

Ia berharap pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan dapat memperhatikan kesejahteraan guru honor dan mempercepat penginputan data Dapodik bagi tenaga pengajar yang telah lama mengabdi.

Menanggapi aspirasi tersebut, Anggota DPRK Kepulauan Yapen Rian Hendrik akan menindaklanjuti temuan di lapangan dan mengevaluasi penanganan terhadap persoalan di Kampung Adiwipi.

“Kami akan menyampaikan langsung kepada dinas terkait agar kondisi ini segera ditindaklanjuti. Warga berhak mendapatkan pelayanan kesehatan dan pendidikan yang layak,” kata Rian.

Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan secara langsung kondisi di lapangan serta menjamin kebutuhan masyarakat di daerah terpencil tetap didengar dan menjadi perhatian. *** (Ainun Faathirjal)

Artikel ini telah dibaca 70 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Disdikpora Kepulauan Yapen Latih Guru PAUD-TK Kelola Data dan Anggaran

30 April 2026 - 23:51 WIT

Polemik TPB Temui Titik Terang, Pemda Yapen Pastikan Nakes Dibayar Sesuai Perbup

27 April 2026 - 15:16 WIT

TPB Nakes RSUD Serui hanya Rp500 Ribu, Ada Apa?

25 April 2026 - 21:45 WIT

LKPJ 2025 dan Raperda RTRW 2026-2046 Disahkan, Pemkab Yapen akan Perbaiki Kinerja

25 April 2026 - 17:55 WIT

Realisasi PAD Minim, Pansus DPRK Yapen Soroti Kinerja OPD dalam Sidang LKPJ

24 April 2026 - 16:22 WIT

Program Kampung Nelayan Merah Putih Disambut Positif di Kampung Ketuapi

22 April 2026 - 17:51 WIT

Trending di KABAR KEPULAUAN YAPEN