Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR KEPULAUAN YAPEN · 22 May 2026 21:34 WIT

Pemkab Kepulauan Yapen Dampingi Pelaku Wisata Urus PBBR


					Bimtek pendampingan penerbitan PBBR sektor wisata dan ekonomi kreatif. (KabarPapua.co/Ainun Faathirjal) Perbesar

Bimtek pendampingan penerbitan PBBR sektor wisata dan ekonomi kreatif. (KabarPapua.co/Ainun Faathirjal)

KABARPAPUA.CO, Serui – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Yapen melalui Dinas Pariwisata, Kebudayaan dan Ekonomi Kreatif Kepulauan Yapen dampingi pelaku wisata mengurus Perizinan Berusaha Berbasis Risiko (PBBR).

Untuk itu, mereka menggelar kegiatan fasilitasi pendampingan penerbitan PBBR sektor pariwisata dan ekonomi kreatif tingkat risiko menengah tinggi di Aula Hotel Kepala Dua Serui, Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua, Jumat, 22 Mei 2026.

Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Kepulauan Yapen, Nikolas Imbiri mengatakan, kegiatan ini menghadirkan 40 peserta, terdiri pengelola destinasi wisata, pelaku ekonomi kreatif, serta sanggar seni dan budaya di Kabupaten Kepulauan Yapen.

Nikolas juga mengatakan, kegiatan itu bertujuan membantu pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif agar memiliki legalitas usaha melalui Nomor Induk Berusaha (NIB) dan izin usaha resmi.

“Melalui kegiatan ini kami berharap seluruh pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif dapat mengurus izin usahanya, sehingga usaha yang dijalankan memiliki legalitas dan perlindungan hukum,” ujar Nikolas.

Menurut Nikolas, kegiatan difokuskan kepada pengelola destinasi wisata, pelaku ekonomi kreatif, dan sanggar seni budaya yang selama ini belum memiliki izin usaha. 

“Kondisi tersebut disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari keterbatasan informasi hingga kurangnya pemahaman terkait prosedur pengurusan perizinan,” jelas Nikolas.

Untuk itu, kata Nikolas, pihaknya menggandeng Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kabupaten Kepulauan Yapen untuk memberikan pendampingan langsung kepada peserta.

“Kami menghadirkan Dinas PTSP agar peserta bisa mendapatkan penjelasan terkait syarat-syarat perizinan sekaligus memperoleh pendampingan dalam proses pengurusan izin usaha,” katanya.

Nikolas menjelaskan, Kabupaten Kepulauan Yapen memiliki potensi wisata yang cukup besar dengan total 121 daya tarik wisata (DTW) yang tercatat di Dinas Pariwisata. 

“Namun, baru sekitar 20 destinasi yang dapat dijangkau dan dikembangkan secara optimal karena keterbatasan akses transportasi dan infrastruktur jalan,” terangnya.

“Banyak destinasi wisata kita belum memiliki akses jalan darat yang memadai sehingga pengembangannya masih terkendala,” katanya menambahkan.

Nikolas mencontohkan, sejumlah kawasan wisata di Distrik Raimbawi dan Kampung Aisau yang masih membutuhkan perhatian pemerintah, khususnya dalam pembangunan akses menuju lokasi wisata.

Namun pemerintah daerah terus berupaya mendorong pengembangan sektor pariwisata melalui penyusunan paket perjalanan wisata dan melibatkan masyarakat yang memiliki armada transportasi laut untuk mendukung akses menuju destinasi.

Dalam waktu dekat, kata Nikolas, Pemkab Kepulauan Yapen juga berencana meresmikan destinasi wisata Aisau sebagai salah satu kawasan wisata unggulan di daerah tersebut.

“Kami memang belum memiliki fasilitas yang sepenuhnya memadai, tetapi pemerintah daerah akan terus berupaya melengkapi kebutuhan pendukung pariwisata secara bertahap,” terang Nikolas. ***(Ainun Faathirjal)

Artikel ini telah dibaca 82 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

KKST Kepulauan Yapen Perkuat Silaturahmi dan Galang Dana untuk Pekuburan Islam

14 September 2026 - 13:22 WIT

Sambut Harhubnas 2026, UPP Kelas II Serui Buka Gerai E-Pas Kecil bagi Nelayan

9 September 2026 - 21:11 WIT

Jalan Santai Berhadiah Warnai HUT ke-54 IKT Kabupaten Kepulauan Yapen

9 September 2026 - 14:03 WIT

Kasus Skabies di Serui Kota Menurun, Puskesmas Ingatkan Pentingnya Kebersihan

8 September 2026 - 00:33 WIT

Musim Kemarau, Debit Air Baku PDAM Kepulaun Yapen di Sumber Ansija Menurun

3 September 2026 - 14:44 WIT

Kebakaran Lahan di Pasir Hitam, Kodim Yawa dan Damkar Bergerak Cepat

1 September 2026 - 21:04 WIT

Trending di KABAR KEPULAUAN YAPEN