Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR KEPULAUAN YAPEN · 10 Jan 2026 11:33 WIT

Hoaks: Beras Berkimia di Yapen


					Kadis Dinas Ketahanan Pangan Jefry Max Boy Manderi besama Plt Kadis Disperindag Alwi Masse Kabupaten Kepulauan Yapen melakukan pengecekan stok dan pengambilan sampel beras di salah satu kios Pasar Aroro Iroro Serui. Foto: Dinas Ketahanan Pangan Yapen Perbesar

Kadis Dinas Ketahanan Pangan Jefry Max Boy Manderi besama Plt Kadis Disperindag Alwi Masse Kabupaten Kepulauan Yapen melakukan pengecekan stok dan pengambilan sampel beras di salah satu kios Pasar Aroro Iroro Serui. Foto: Dinas Ketahanan Pangan Yapen

KABARPAPUA.CO, Serui– Menanggapi isu meresahkan terkait beras terkontaminasi bahan kimia dan insektisida, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen bergerak cepat. Tim gabungan dari Dinas Ketahanan Pangan, Disperindag, dan Satgas Pangan Polres Yapen melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Aroro Iroro dan sejumlah kios, Kamis 8 Januari 2026.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Yapen, Jefry Max Boy Manderi, menegaskan sidak ini bertujuan untuk menjamin keamanan pangan masyarakat di tengah derasnya isu negatif yang beredar.

Fakta Hasil Sidak

Dengan uji cepat digital menjelaskan sampel beras yang diambil dari pasar dan toko diuji langsung menggunakan alat rapid test digital dan hasil analisis laboratorium menunjukkan beras di Yapen negatif bahan kimia berbahaya.

Tim secara khusus mengecek merek-merek yang diisukan bermasalah, termasuk merk Cenderawasih yang beredar di wilayah tersebut.

Proses pengujian sampel beras menggunakan alat rapid test digital di ruang pengujian Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kepulauan Yapen.
Foto: Dinas Ketahanan Pangan Yapen

“Kami pastikan tidak ada beras yang dicampur bahan kimia di Yapen. Hasil pemeriksaan menunjukkan kandungan kimia tidak ditemukan, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir untuk mengonsumsi beras yang ada saat ini,” tegas Jefry.

Pemerintah daerah berkomitmen akan terus melakukan pengawasan berkala guna memastikan ketahanan pangan masyarakat tetap terjaga dan terlindungi dari isu-isu yang belum tentu kebenarannya. *** (Ainun Faathirjal)

Artikel ini telah dibaca 53 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

DLH Kepulauan Yapen Tindaklanjuti Keluhan Warga Terkait Bau Tak Sedap di Selokan

17 September 2026 - 23:13 WIT

Dinas Perikanan Kepulauan Yapen Siapkan 53 Sarana Bantuan bagi Nelayan

17 September 2026 - 23:08 WIT

Dana Kampung TA 2026 Turun, DPMK Kepulauan Yapen Dorong Optimalisasi Anggaran

17 September 2026 - 16:34 WIT

Peringati Harhubnas 2026, UPP Kelas II Serui Gelar Upacara Gabungan di Pelabuhan Serui

17 September 2026 - 14:09 WIT

Dinkes Kabupaten Kepulauan Yapen Perkuat Pemeriksaan dan Pencegahan HIV-AIDS

16 September 2026 - 20:05 WIT

KKST Kepulauan Yapen Perkuat Silaturahmi dan Galang Dana untuk Pekuburan Islam

14 September 2026 - 13:22 WIT

Trending di KABAR KEPULAUAN YAPEN