Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR FREEPORT · 29 Mar 2024 21:11 WIT

Freeport Indonesia-Pemkab Mimika Kolaborasi Pengentasan TBC


					Pemeriksaan sampel dahak adalah salah satu metode screening dan monitoring pencegahan penyakit TB.  (Foto: PTFI) Perbesar

Pemeriksaan sampel dahak adalah salah satu metode screening dan monitoring pencegahan penyakit TB. (Foto: PTFI)

KABARPAPUA.CO, Timika– PT Freeport Indonesia (PTFI) bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika bekerjasama dalam pengentasan penyakit Tubercolosis (TB), melalui kemitraan erat dengan rumah sakit, puskesmas dan lembaga kesehatan lainnya dalam peningkatan aksesibilitas pengujian dan pengobatan masyarakat.

PTFI menempatkan kesehatan dalam prioritas tinggi termasuk di dalamnya eliminasi TB. “Kami menjalankan program bersama pemangku kepentingan termasuk masyarakat untuk pemberantasan TB secara berkelanjutan lewat program TOSS yakni Temukan Obati Sampai Sembuh,” kata Direktur & EVP Sustainable PTFI, Claus Wamafma. 

Upaya PTFI dalam program pemberantasan TB telah dimulai sejak 1996 berupa dukungan pemeriksaan kasus TB di Puskesmas Timika dan Wania, serta promosi kesehatan terkait TB. 

PTFI juga mendirikan Klinik TB yang kini sudah diserahterimakan kepada Pemkab Mimika. Pada 2023, kunjungan pasien ke Klinik TB berjumlah 7.184. Sedangkan kunjungan Voluntary Counseling & Testing (VCT) TB di klinik sebanyak 961 kunjungan. Data dari Tim CHD PTFI, pasien TB yang telah dinyatakan sembuh sejak 1996-2023 berjumlah 5798 pasien, dan yang melakukan pengobatan sebanyak 10.230 pasien. 

Promosi Kesehatan pengenalan dan pencegahan penyakit TB oleh Tim CHD PTFI kepada siswa SD Ayuka pada momentum Hari TB Sedunia. (Foto: PTFI)

Selain itu, PTFI juga mendukung Puskesmas Mimika dalam menyampaikan penyuluhan kepada masyarakat. Penyuluhan dilakukan dengan memperhatikan beberapa aspek yakni tingkat pendidikan, sosial ekonomi, maupun ketersediaan waktu masyarakat. 

Penyuluhan dilakukan melalui kelompok kecil dimana kader dapat menggunakan metode ceramah, ataupun diskusi dan saling bertukar pikiran. Suasana pertemuan berlangsung santai namun tetap diikuti secara serius oleh warga. “Sasaran kami adalah pasien, keluarga pasien, hingga kelompok kecil masyarakat,” kata Claus.

Kepala Dinas Kesehatan Mimika Reynold Ubra mengatakan persoalan besar Mimika saat ini adalah menggerakkan semua sektor termasuk masyarakat agar menjaga perilaku serta lingkungannya sebab TB sangat mudah menular. 

“Kasus TBC di Mimika masih tinggi dan masih menjadi masalah satu masalah kesehatan utama. Pada tahun 2022 lalu keberhasilan pengobatan mencapai lebih dari 76 persen dengan kemampuan mendeteksi lebih dari 90 persen,” kata Reynold. 

Dikutip dari Siaran Pers Kementerian Kesehatan 22 Maret 2024, berdasarkan Global TB Report 2023, Indonesia menjadi negara kedua tertinggi kasus TB setelah India dengan estimasi sebanyak 1.060.000 kasus dan angka kematian 134.000 per tahun. Angka tersebut lebih tinggi dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Adapun Hari Tuberkulosis Sedunia diperingati setiap tanggal 24 Maret. Tema Hari Tuberkulosis Sedunia 2024 adalah “Yes! We Can End TB” atau “Ya, Kita Bisa Mengakhiri TB”. Hari Tuberkulosis Sedunia 2024 menegaskan pentingnya kesadaran, pendidikan, dan tindakan bersama dalam memerangi penyakit menular yang telah ada sejak lama ini.  *** (Rilis PTFI)

Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Freeport Bangun Jembatan 36 Meter Permudah Akses Warga di Banti 1 dan Banti 2

13 April 2024 - 17:57 WIT

57 Tahun Freeport Indonesia Berkarya Membangun Negeri

11 April 2024 - 11:25 WIT

Jalan Terang itu Nyata, Yakobus Melihat Kembali

9 April 2024 - 14:37 WIT

52 Warga Mimika Jalani Operasi Katarak Gratis di Momen HUT Freeport

6 April 2024 - 21:35 WIT

Gerakan Freeport Indonesia Wujudkan Kampung Waa Banti Bersih dan Sehat

3 April 2024 - 20:40 WIT

57 Tahun Freeport Indonesia, 77 Warga Tembagapura Nikmati Layanan Kesehatan Mata Gratis

26 March 2024 - 23:33 WIT

Trending di KABAR FREEPORT