Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR FREEPORT · 9 May 2026 18:46 WIT

Rincian Lengkap Setoran Keuntungan Freeport untuk Wilayah Papua Tengah


					Area tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC) PT Freeport Indonesia. Pada 2025, volume penjualan PTFI untuk tembaga sebesar 1,2 miliar pound serta 1,1 juta ounces emas. Foto: PTFI Perbesar

Area tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC) PT Freeport Indonesia. Pada 2025, volume penjualan PTFI untuk tembaga sebesar 1,2 miliar pound serta 1,1 juta ounces emas. Foto: PTFI

KABARPAPUA.CO, Jakarta– PT Freeport Indonesia (PTFI) pada 8 April 2026 telah menyetorkan Rp2,88 triliun bagian keuntungan bersih tahun 2025 kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah, termasuk kepada 8kabupaten di sekitarnya sebagai tambahan dari setoran sebesar Rp10,6trilliun yang sudah dibayarkan sepanjang tahun 2025.

Dengan demikian secara keseluruhan setoran ke daerah mencapai Rp13,48 triliun dari total Rp75 triliun setoran PTFI kepada negara yang mana Rp16,9 triliun merupakan dividen kepada MIND ID sebagai pemegang saham Pemerintah Indonesia.

“Perusahaan senantiasa mengedepankan transparansi dan akuntabilitas dalam menjalankan kewajibannya kepada negara dan daerah dengan harapan agar dapat dimanfaatkan untuk sebesar-besarnya kepentingan rakyat di daerah masing-masing,” kata Presiden Direktur PTFI, Tony Wenas.

Berikut rincian pembagian Rp2,88 triliun bagian keuntungan bersih perusahaan sebagai berikut:

  1. Provinsi Papua Tengah mendapatkan Rp720,5 miliar (1,5 persen)
  2. Kabupaten Mimika mendapatkan Rp1,2 triliun (2,5 persen)
  3. Kabupaten Nabire mendapatkan Rp137,2 miliar (2 persen)
  4. Kabupaten Paniai mendapatkan Rp137,2 miliar (2 persen)
  5. Kabupaten Puncak mendapatkan Rp137,2 miliar (2 persen)
  6. Kabupaten Puncak Jaya mendapatkan Rp137,2 miliar (2 persen)
  7. Kabupaten Dogiyai mendapatkan Rp137,2 miliar (2 persen)
  8. Kabupaten Deiyai mendapatkan Rp137,2 miliar (2 persen)
  9.  Kabupaten Intan Jaya mendapatkan Rp137,2 miliar (2 persen)

Tony menambahkan nilai ini dapat terus meningkat seiring dengan harga komoditas mineral yang masih relatif tinggi. Kata Tony, Saat ini operasional PTFI masih dalam tahap pemulihan setelah insiden tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC), dengan tingkat produksi baru mencapai sekitar 40 hingga 50 persen. 

“Perusahaan menargetkan dapat kembali mencapai kapasitas penuh pada awal tahun 2028,” Tony berujar.

Selain kontribusi langsung kepada negara, PTFI terus memberikan manfaat berkelanjutan kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional melalui berbagai program investasi sosial. Sepanjang 2025, nilai investasi sosial perusahaan mencapai Rp2 triliun dan akan terus berlanjut sekitar 100 juta dolar AS atau setara Rp1,7 triliun per tahun hingga tahun 2041.

“Keberhasilan PTFI sebagai perusahaan adalah ketika masyarakat di sekitar wilayah operasional turut meningkat taraf hidup dan kesejahteraannya. Kami percaya tidak ada perusahaan yang berhasil di tengah masyarakat yang gagal. Karena itu, kami akan terus tumbuh dan berkembang bersama masyarakat hingga selesainya operasi penambangan,” kata Tony. *** (Rls)

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Sinergi Freeport-UNCEN Siapkan SDM Papua Berdaya Saing Global

8 May 2026 - 14:27 WIT

Antusiasme Tinggi, AI Ignition Buktikan Papua Tengah Siap Hadapi Transformasi Teknologi

4 May 2026 - 22:46 WIT

Dari Papua untuk Indonesia, PFA Kembali Jaring Talenta Muda Kelahiran 2013

4 May 2026 - 21:50 WIT

Freeport Grassroots Tournament 2026, Kembangkan Bakat Sepak Bola Usia Dini di Papua 

21 April 2026 - 21:55 WIT

Solidaritas Karyawan Freeport pada HUT ke-59 dalam Balutan Drama Musikal

15 April 2026 - 16:50 WIT

Manajemen Freeport dan Serikat Pekerja-Buruh Tandatangani PKB ke-24 Periode 2026-2028 

13 April 2026 - 08:34 WIT

Trending di KABAR FREEPORT