Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR FREEPORT · 8 May 2026 14:27 WIT

Sinergi Freeport-UNCEN Siapkan SDM Papua Berdaya Saing Global


					Rektor UNCEN (delapan dari kiri) Oscar Oswald O. Wambrauw berfoto bersama narasumber eksekutif PTFI, dan seluruh mahasiswa lintas fakultas UNCEN dalam momentum kick-off Program Eksekutif Mengajar sebagai wujud nyata sinergi pendidikan untuk Papua. (Foto dok PTFI) Perbesar

Rektor UNCEN (delapan dari kiri) Oscar Oswald O. Wambrauw berfoto bersama narasumber eksekutif PTFI, dan seluruh mahasiswa lintas fakultas UNCEN dalam momentum kick-off Program Eksekutif Mengajar sebagai wujud nyata sinergi pendidikan untuk Papua. (Foto dok PTFI)

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura – PT Freeport Indonesia (PTFI) bersama Universitas Cenderawasih (UNCEN) resmi memulai Program Eksekutif Mengajar untuk memperkuat sinergi antara dunia industri dan akademisi untuk menyiapkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap menghadapi tantangan industri global dari Papua. 

Rektor UNCEN, Oscar Oswald O. Wambrauw mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi komitmen PTFI yang turun langsung ke kampus. Ini bukan sekadar kuliah tamu, tapi ruang bagi mahasiswa untuk melihat ‘dapur’ industri pertambangan kelas dunia.

“Dengan pembelajaran kontekstual ini, mahasiswa siap menghadapi dinamika dunia kerja yang sesungguhnya,” kata Oscar dalam pidatonya saat menutup kegiatan Eksekutif Mengajar, di Auditorium Gedung Pusat Sains dan Kemitraan UNCEN-PTFI, 29 April 2026.

Rektor mengatakan, kehadiran praktisi industri memberi perspektif nyata bagi mahasiswa. Program Eksekutif Mengajar membuka wawasan tentang praktik industri pertambangan kelas dunia. Ia juga mengapresiasi antusiasme mahasiswa sangat aktif baik dalam menyimak dan mengajukan pertanyaan yang relevan.

Vice President Mining Safety Division PTFI, Eman Widijanto, memaparkan korelasi nilai-nilai perusahaan (Corporate Values) PTFI ‘SINCERE’ sebagai standar keunggulan operasional di PTFI, dalam sesi kuliah tamu. (Foto dok: PTFI)

Pada sesi pertama, Vice President Mining Safety Division PTFI Eman Widijanto memaparkan tentang tata kelola risiko keselamatan operasional.

“Pengelolaan risiko di PTFI berlandaskan nilai perusahaan yaitu Safety, Integrity, Commitment, Respect, dan Excellence (SINCERE), dengan keselamatan sebagai budaya kerja dan standar utama operasional, termasuk dalam pengelolaan kompleksitas tambang bawah tanah,” jelas Eman.

Sesi kedua, Vice President Corporate Communications PTFI Katri Krisnati memaparkan tentang nilai-nilai keberlanjutan dan inklusivitas melalui topik kepemimpinan perempuan di industri pertambangan khususnya peran komunikasi dalam menjaga reputasi dan membangun kepercayaan publik.

Katri juga menekankan komunikasi yang terbuka dan efektif adalah kunci dalam membangun kepercayaan jangka panjang.

“Komunikasi harus dilakukan secara jelas dan transparan, karena pesan yang disampaikan harus dapat dipertanggungjawabkan kepada seluruh pemangku kepentingan yang akhirnya akan membangun kepercayaan,” kata Katri.

Vice President Corporate Communications PTFI, Katri Krisnati, memberikan paparan strategis mengenai peran krusial komunikasi dalam mengelola reputasi dan pemangku kepentingan di industri pertambangan. (Foto dok: PTFI)

Program Eksekutif Mengajar merupakan kelanjutan kemitraan strategis kedua belah pihak, setelah serah terima Gedung Pusat Sains dan Kemitraan pada Desember 2025, serta penandatanganan MoU dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pada Maret 2026 lalu. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung empat kali dalam setahun.

Sebanyak 220 mahasiswa antusias mengikuti kuliah. Mereka dari Fakultas Teknik, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Kesehatan Masyarakat, hingga Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam.

Salah satu peserta, mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNCEN, Merince Kogoya menyatakan, sesi tersebut membuka wawasan tentang peluang di industri pertambangan, termasuk peran perempuan dalam posisi kepemimpinan.

“Mendengar langsung pengalaman para eksekutif Freeport membuat kami sadar bahwa peluang untuk anak muda Papua di industri ini sangat luas. Materi tentang kepemimpinan perempuan tadi sangat menginspirasi saya bahwa gender bukan batasan untuk bisa memimpin di sektor teknis seperti pertambangan,” jelas Merince.

Salah satu mahasiswi UNCEN berdiskusi aktif dengan para eksekutif PTFI, menunjukkan tingginya minat mahasiswa dalam menyerap wawasan praktis mengenai standar profesionalisme global di dunia kerja. (Foto dok: PTFI)

Wakil Rektor II UNCEN Ferdinan Risamasu mengapresiasi materi yang dipaparkan dalam kegiatan ini. Menurutnya, materi yang dibagikan sangat berbobot dan disampaikan oleh narasumber yang sangat memahami esensi industri.

“Melalui kolaborasi ini, kami berharap dapat menjembatani kesenjangan kurikulum dengan kebutuhan industri, sekaligus memperkuat pemahaman mahasiswa tentang digitalisasi tambang dan etika profesional,” terang Ferdinan.

Di akhir sesi, para narasumber mendorong mahasiswa aktif berdiskusi dan membangun jejaring. “Semangat ini kami harap dapat menjadi motor penggerak bagi kalian sebagai generasi muda Papua untuk mengambil peran aktif mengelola sumber daya alam Papua dengan standar global yang berkelanjutan,” kata Eman.***(Advertorial)

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Antusiasme Tinggi, AI Ignition Buktikan Papua Tengah Siap Hadapi Transformasi Teknologi

4 May 2026 - 22:46 WIT

Dari Papua untuk Indonesia, PFA Kembali Jaring Talenta Muda Kelahiran 2013

4 May 2026 - 21:50 WIT

Freeport Grassroots Tournament 2026, Kembangkan Bakat Sepak Bola Usia Dini di Papua 

21 April 2026 - 21:55 WIT

Solidaritas Karyawan Freeport pada HUT ke-59 dalam Balutan Drama Musikal

15 April 2026 - 16:50 WIT

Manajemen Freeport dan Serikat Pekerja-Buruh Tandatangani PKB ke-24 Periode 2026-2028 

13 April 2026 - 08:34 WIT

59 Tahun Freeport Indonesia, Menjaga Keseimbangan Produksi dan Kesejahteraan Papua

9 April 2026 - 18:47 WIT

Trending di KABAR FREEPORT