Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR FREEPORT · 4 May 2026 22:46 WIT

Antusiasme Tinggi, AI Ignition Buktikan Papua Tengah Siap Hadapi Transformasi Teknologi


					Peserta pelatihan Teknologi AI di Timika. Foto: PTFI Perbesar

Peserta pelatihan Teknologi AI di Timika. Foto: PTFI

KABARPAPUA.CO, Timika– Peserta pelatihan Literasi Kecerdasan Buatan (AI Ignition Training) yang digelar Komite Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (KEPPOKP), Grasberg Academy, didukung PT Freeport Indonesia (PTFI) membludak melebihi kuota yang ditentukan. 

Ratusan peserta yang terdiri dari kalangan pelajar, mahasiswa, hingga profesional lokal antusias mengikuti pelatihan di Hotel Horison Diana, Timika, 30 April 2026.

“Antusiasme peserta terhadap pelatihan kecerdasan artifisial (AI) sangat tinggi. Meski registrasi resmi dibuka pada pukul 08.00 WIT, peserta telah memadati lokasi kegiatan sejak pukul 06.00 WIT dengan semangat besar untuk mendapatkan kesempatan mengikuti pelatihan,” kata Program Lead Regional Papua dan Maluku Elviliana Y. Watopa di Timika.

Ia menjelaskan dari target awal sebanyak 170 peserta, jumlah kehadiran meningkat signifikan hingga 277 orang yang akhirnya diakomodasi masuk ke dalam venue, terdiri atas perwakilan 11 SMK, satu politeknik, 50 peserta dari IPN, perwakilan Youth Creative HUB Papua–Timika, serta peserta umum dengan rentang usia 15 hingga 50 tahun.

Peserta pelatihan Teknologi AI di Timika. Foto: PTFI

“Lonjakan partisipasi ini menjadi sinyal kuat bahwa minat generasi muda Timika terhadap penguasaan teknologi digital khususnya AI sangat positif. Ini menegaskan bahwa inisiatif pengembangan kapasitas berbasis teknologi masa depan sangat dibutuhkan dan memiliki relevansi tinggi bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di wilayah Papua,” kata Elviliana.

Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otsus Papua, Velix V. Wanggaimengapresiasi semangat anak-anak muda Papua untuk mempelajari hal baru. 

Dalam sambutannya saat membuka, Velix menekankan tentang keberpihakan pada peningkatan kapasitas manusia Papua. Menurutnya, Otonomi Khusus bukan hanya tentang anggaran, tetapi tentang keberpihakan pada peningkatan kapasitas manusia Papua.

“Literasi AI adalah investasi strategis agar generasi muda kita tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi arsitek masa depan digital Indonesia. Kolaborasi hari ini adalah bukti bahwa ketika pemerintah, swasta, dan komunitas bergerak serentak, dampak positif akan tercipta lebih cepat dan berkelanjutan,” kata Velix.

Sementara itu, Vice President Community Relations PT Freeport Indonesia Engel Enoch menegaskan keberlanjutan sejati lahir dari pemberdayaan manusia. Ia mengatakan AI Ignition Training membuka kesempatan bagi generasi muda Papua untuk belajar, bertumbuh, dan mempersiapkan diri menghadapi perubahan zaman. Hal ini sejalan dengan langkah PTFI dalam mengembangkan talenta muda Papua agar memiliki keterampilan yang relevan, daya saing global, serta kepercayaan diri untuk menciptakan solusi lokal yang berdampak nasional.

“Tantangan ke depan bukan lagi tentang siapa yang paling kuat, melainkan siapa yang paling siap. Karena itu, penguatan kapasitas sumber daya manusia, penguasaan teknologi, dan keberanian berinovasi menjadi kunci agar generasi muda Papua mampu mengambil peran strategis di masa depan,” katanya Engel.

Peserta pelatihan Teknologi AI di Timika. Foto: PTFI

Pelatihan Literasi Kecerdasan Buatan ini diselenggarakan AI Ignition Indonesia, Grasberg Academy dan KUMPUL, didukung Asian Venture Philanthropy Network (AVPN), Google.org, dan Asian Development Bank (ADB) sebagai bagian dari komitmen global untuk mempercepat inklusi digital, pengembangan talenta, dan inovasi berbasis teknologi di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar Indonesia.

Pelatihan ini menghadirkan dua tokoh muda Papua, Yoshua Gombo, Ph.D. dan Elviliana Y. Watopa, M.B.A.. Yoshua membahas fondasi teknis kecerdasan buatan dengan pendekatan yang mudah dipahami, mencakup prinsip dasar machine learning dan generative AI, teknik prompt engineering untuk meningkatkan produktivitas dan kreativitas, serta studi kasus penerapan AI di sektor pendidikan, UMKM, dan layanan publik.

Sementara itu, Elviliana mengangkat topik adopsi AI secara bertanggung jawab, termasuk pemetaan peluang AI untuk mempercepat pengembangan ekosistem digital di Indonesia Timur, strategi kolaborasi manusia dan AI untuk memperkuat kapasitas manusia, serta pentingnya etika digital dan prinsip inklusivitas agar teknologi AI memberdayakan, bukan memarginalkan.

Sejak diluncurkan secara nasional pada 2025, program AI Ignition Training telah menjadi katalis dalam mempersiapkan talenta digital Indonesia menghadapi gelombang transformasi teknologi. Kini, hadir di Timika, program ini menegaskan komitmen bahwa tidak ada wilayah yang tertinggal dalam peta kesiapan digital Indonesia termasuk Papua Tengah yang kaya akan potensi dan talenta muda berbakat.

Keberhasilan AI Ignition Road to Timika ini tidak lepas dari dukungan kuat ekosistem lokal. Program ini didukung oleh mitra media Koreri.com, serta mitra komunitas strategis seperti Jasgo Academy, Institut Pertambangan Nemangkawi, dan Papua Youth Creative Hub (PYCH). Kolaborasi multipihak ini memastikan bahwa pelatihan tidak berhenti pada transfer pengetahuan, tetapi juga membuka jalur untuk pendampingan lanjutan, akses jaringan, dan ruang inkubasi ide. *** (Rls)

Artikel ini telah dibaca 49 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Dampak Ketegangan Timur Tengah, Pertemuan Tata Kelola Internet Global ICANN Dialihkan ke Bali

11 June 2026 - 08:08 WIT

Freeport Dukung Keberlanjutan Ekosistem Pesisir Mimika

2 June 2026 - 17:59 WIT

Delapan Pemuda Suku Kamoro Lulus IPN, Siap Kerja di Industri Perhotelan   

12 May 2026 - 13:06 WIT

Rincian Lengkap Setoran Keuntungan Freeport untuk Wilayah Papua Tengah

9 May 2026 - 18:46 WIT

PUKPUK Cable Hubungkan Papua ke Jaringan Global

8 May 2026 - 17:00 WIT

WhatsApp Business vs WhatsApp CRM: Mana yang Tepat untuk Operasional?

8 May 2026 - 14:40 WIT

Trending di TEKNO