Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR KEPULAUAN YAPEN · 5 Dec 2025 07:30 WIT

Empat Distrik di Yapen Masuk Usulan Pembangunan Kampung Nelayan


					Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kepulauan Yapen, Daniel Reba. (KabarPapua.co/Ainun Faathirjal) Perbesar

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kepulauan Yapen, Daniel Reba. (KabarPapua.co/Ainun Faathirjal)

KABARPAPUA.CO, Serui– Dinas Perikanan Kabupaten Kepulauan Yapen mengusulkan empat kampung untuk masuk dalam Program Kampung Nelayan Merah Putih dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Usulan tersebut telah diajukan sejak awal 2025 dan menargetkan pembangunan kampung nelayan di empat distrik berbeda.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kepulauan Yapen, Daniel Reba, menjelaskan lokasi yang diusulkan meliputi Kampung Turu di Distrik Yapen Selatan, Kampung Sere-Sere di Distrik Yapen Timur, Kampung Nurawi di Distrik Poom, serta Kampung Papuma di Distrik Yapen Barat.

“Setiap lokasi memiliki potensi perikanan yang kuat dan strategis untuk dikembangkan sebagai pusat produksi,” ujar Daniel, Kamis 4 Desember 2025.

Daniel bilang,  pembangunan kampung nelayan bertujuan memperkuat sentra-sentra perikanan di kawasan pesisir. Hasil tangkapan dari berbagai sentra ini nantinya akan dibawa ke tingkat kabupaten untuk dipasarkan antar pulau.

“Program ini menjadi pusat penguatan sektor perikanan. Kami ingin memastikan bahwa produksi nelayan dapat terserap dan memiliki nilai jual lebih baik,” jelasnya.

Tahun  2026, KKP dijadwalkan melakukan kunjungan ke empat lokasi usulan tersebut untuk melakukan uji petik kelayakan.

“Setelah dilakukan peninjauan oleh pihak kementerian, kami berharap keempat kampung ini dapat ditetapkan sebagai lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih,” katanya.

Program ini diharapkan menjadi pendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir. Selain membangun pelabuhan perikanan, pemerintah juga merencanakan fasilitas pendukung seperti pabrik es, sentra kuliner, dan pusat pemasaran hasil tangkapan.

“Kami mengajak para nelayan untuk bersama-sama mendukung program ini, sehingga dapat membawa manfaat besar bagi pembangunan sektor perikanan di Kabupaten Kepulauan Yapen ke depan,” Daniel berujar. *** (Ainun Faathirjal)

Artikel ini telah dibaca 278 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Disdikpora Kepulauan Yapen Latih Guru PAUD-TK Kelola Data dan Anggaran

30 April 2026 - 23:51 WIT

Peringati HUT IBI ke-75, Pelayanan KB Gratis Digelar di Kepulauan Yapen

30 April 2026 - 12:06 WIT

Polemik TPB Temui Titik Terang, Pemda Yapen Pastikan Nakes Dibayar Sesuai Perbup

27 April 2026 - 15:16 WIT

TPB Nakes RSUD Serui hanya Rp500 Ribu, Ada Apa?

25 April 2026 - 21:45 WIT

LKPJ 2025 dan Raperda RTRW 2026-2046 Disahkan, Pemkab Yapen akan Perbaiki Kinerja

25 April 2026 - 17:55 WIT

Realisasi PAD Minim, Pansus DPRK Yapen Soroti Kinerja OPD dalam Sidang LKPJ

24 April 2026 - 16:22 WIT

Trending di KABAR KEPULAUAN YAPEN