Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR KEPULAUAN YAPEN · 29 Aug 2025 22:57 WIT

Dua Rumah Rusak Akibat Longsor, Pemkab Kepulauan Yapen Salurkan Bantuan 


					Wakil Bupati Kepulauan Yapen Roi Palunga serahkan bantuan dari Pemkab Kepulauan Yapen kepada keluarga terdampak longsor di Kampung Sarwandori I. (Foto IST)
Perbesar

Wakil Bupati Kepulauan Yapen Roi Palunga serahkan bantuan dari Pemkab Kepulauan Yapen kepada keluarga terdampak longsor di Kampung Sarwandori I. (Foto IST)

KABARPAPUA.CO, Serui – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Yapen bergerak cepat menangani musibah tanah longsor yang melanda Kampung Sarawandori I, Distrik Kosiwo, Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua, Selasa, 26 Agustus 2025 lalu.

Wakil Bupati Kepulauan Yapen Roi Palunga, bersama Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kepulauan Yapen Harold Wenno, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Yapen meninjau langsung lokasi kejadian, sekaligus serahkan bantuan paket bahan pokok (bapok) kepada keluarga terdampak, Jumat, 29 Agustus 2025.

Longsor dipicu hujan deras dengan intensitas tinggi sejak pukul 02.00 WIT hingga 07.12 WIT. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, bencana itu merusak dua rumah warga di RT 01 dan RT 02 Sarawandori I.

“Situasi bencana di Sarawandori ini sangat memprihatinkan. Pemerintah harus bergerak cepat untuk membersihkan material longsoran agar akses masyarakat segera pulih. Kami berharap minggu depan jalur ini sudah bisa kembali terbuka,” kata Wakil Bupati Kepulauan Yapen Roi Palunga.

Sejumlah personel dari Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kepulauan Yapen danBPBD Kepulauan Yapen, serta dinas teknis lainnya bersama warga setempat langsung dikerahkan untuk membersihkan material longsor.

Kepala Pelaksana BPBD Kepulauan Yapen Jhon Muai menjelaskan, longsor dipicu cuaca ekstrem dan kondisi lereng yang rawan.

“Hujan deras berlangsung lebih dari lima jam membuat tanah jadi jenuh hingga akhirnya longsor. Kondisi lereng yang curam, ditambah aktivitas manusia seperti penebangan pohon, memperburuk situasi,” jelasnya.

Jhon mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana. “Kami imbau masyarakat, terutama di bantaran sungai maupun lereng gunung, agar selalu waspada. Cuaca ekstrem masih sering terjadi,” katanya.

Menurut Jhon, pihaknya bersama BPBD Kepulauan Yapen siap menyalurkan bantuan sesuai kebutuhan korban bencana.

Penyaluran bantuan darurat dan gotong royong pembersihan material longsor, Pemkab Kepulauan Yapen berupaya memastikan kehidupan warga segera pulih.

Pemkab Kepulauan Yapen juga mengingatkan masyarakat meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi bencana di tengah intensitas hujan yang masih tinggi. ***(Ainun Faathirjal)

Artikel ini telah dibaca 99 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Dinas Pendidikan Yapen Gandeng KPK dalam Penerimaan Murid Baru

3 May 2026 - 08:40 WIT

DP3AKB Yapen: Kontrasepsi Adalah Langkah Awal Cegah Stunting

3 May 2026 - 05:04 WIT

Rayakan Hardiknas, Plh Sekda Yapen Ajak Orang Tua dan Masyarakat Bersinergi

2 May 2026 - 23:45 WIT

Harga Pangan di Serui Merangkak Naik

2 May 2026 - 16:26 WIT

Disdikpora Kepulauan Yapen Latih Guru PAUD-TK Kelola Data dan Anggaran

30 April 2026 - 23:51 WIT

Peringati HUT IBI ke-75, Pelayanan KB Gratis Digelar di Kepulauan Yapen

30 April 2026 - 12:06 WIT

Trending di KABAR KEPULAUAN YAPEN