Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PAPUA PEGUNUNGAN · 16 Nov 2023 12:11 WIT

Catatan Lengkap Kemendagri Evaluasi 1 Tahun DOB Papua Pegunungan


					Rapat evaluasi DOB Papua Pegunungan. 9Kabarpapua.co/Stefanus Tarsi) Perbesar

Rapat evaluasi DOB Papua Pegunungan. 9Kabarpapua.co/Stefanus Tarsi)

KABARPAPUA.CO, Wamena– Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengevaluasi kinerja satu tahun penyelenggaraan pemerintahan Provinsi Papua Pegunungan. Sejumlah hal disorot dalam evaluasi itu yang dipimpin Wakil Menteri Dalam Negeri, John Wempi Wetipo, SH.MH

Wempi menjelaskan dari evaluasi tim kemendagri, didapat sejumlah agenda utama pemerintahan DOB Papua Pegunungan yang tidak sesuai dengan agenda utama.

Misalnya saja prasarana pemerintahan yang diharapkan dapat dibangun lebih cepat, kenyataannya belum ada pembangunan. Salah satunya dikarenakan terkendala penyediaan lahan dan sejumlah kegiatan lainnya. 

“Hasil evaluasi hari ini banyak yang tidak roadmap,  sehingga menimbulkan ketidak konsisten dalam bekerja. Ke depan tidak boleh terulang kembali,” katanya, Kamis 16 November 2023.

Hal lainnya adalah banyak kegiatan dan pemanfaatan anggaran yang tidak tepat sasaran dan kenyataannya tak memberi dampak yang signifikan.

“Rakyat yang ada di gunung, perputaran uangnya tidak ada. Ini yang akan menjadi tanggung jawab ke depan. Kasihan mama-mama datang berjualan di pasar, pembelinya terbatas, karena salah satu faktor peredaran uang pun terbatas,” katanya.

Wempi menjelaskan ke depan dibutuhkan pemahaman OPD untuk sinergi bersama membangun Provinsi Papua Pegunungan. 

“Ini bukan persoalan pekerjaan siapa yang hebat dan tidak, namun membutuhkan tim kerja yang solid. Jika tim kerjanya solid, otomatis leadernya gampang untuk mengarahkan,” katanya.

Wamendagri berharap hasil evaluasi hari ini dapat menjadi acuan memperbaiki apa yang sudah dilakukan dan menuntaskan apa yang belum dikerjakan.

“Satu ke depan fokus pada roadmap, agar apa yang belum diselesaikan dapat dikerjakan oleh gubernur definitif. Harus ada legislasi yang jelas selama kepemimpinan pj gubernur. Jangan sampai dua tahun masa transisi ini buang waktu sia-sia dengan anggaran yang cukup besar,” katanya.

“Saya mendengar Pemprov Papua Pegunungan akan melakukan program subsidi penerbangan dengan tujuan menyamakan harga antara Jayapura dan Papua Pegunungan. Ini terobosan sangat baik untuk membantu masyarakat di Papua Pegunungan,” katanya.

Harapannya dengan terobosan ini bisa menjaga stabilitas harga pasar menjelang hari raya Natal dan Tahun baru, sehingga masyarakat bisa merasakan dampak dari kehadiran DOB Papua Pegunungan, baik sisi ekonomi maupun pembangunan Infrastruktur. *** (Stefanus Tarsi) 

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Pemprov Papua Pegunungan-Pemkab Jayawijaya Gelar HUT ke-79 RI di Satu Lokasi

9 July 2024 - 17:19 WIT

Ketum Bhayangkari Disambut Tradisi Bakar Batu Saat Baksos di Wamena

4 July 2024 - 19:54 WIT

Dukungan Pemprov Papua Pegunungan untuk Damaikan Konflik Warga Asolokobal-Wouma

4 July 2024 - 14:29 WIT

Kejar Realisasi Anggaran, OPD Papua Pegunungan Diminta Genjot Program Kerja

24 June 2024 - 16:30 WIT

Wujudkan Perdamaian di Papua Pegunungan, Velix Wanggai Temui Keluarga Lanny Jaya

17 June 2024 - 10:21 WIT

Pemprov Papua Pegunungan Diminta Tak Monopoli Paket Proyek Pengusaha OAP

11 June 2024 - 21:54 WIT

Trending di KABAR PAPUA PEGUNUNGAN