Menu ✖

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR JAYAWIJAYA · 8 Jul 2025 20:56 WIT

Pemprov Papua Pegunungan – Sriwijaya Batal Jalin Kerja Sama


					Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Papua Pegunungan, Jimmy Yoku. Foto: Agris Wistrijaya/KabarPapua.co Perbesar

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Papua Pegunungan, Jimmy Yoku. Foto: Agris Wistrijaya/KabarPapua.co

KABARPAPUA.CO, Wamena– Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan batal bekerjasama dengan maskapai penerbangan  Sriwijaya Air. Alasannya,  usulan subsidi sosial yang ditawarkan Pemprov Papua Pegunungan kepada Sriwijaya ditolak.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Papua Pegunungan, Jimmy Yoku membenarkan pembatalan itu. Dia menyebutkan komunikasi yang dilakukan pihak maskapai juga tak profesional.

Jimmy menjelaskan, Pemprov Papua Pegunungan menawarkan subsidi penerbangan bagi guru,  tenaga pendidik, pelajar, mahasiswa, pasien rujukan medis dan pendampingan, tokoh adat, relawan sosial dan warga dalam kondisi darurat yang betul-betul memiliki KTP Papua Pegunungan, baik dari luar tujuan Wamena maupun dari Wamena keluar namun tidak ditanggapi secara baik.

“Kerja sama ini merupakan program 100 hari Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Pegunungan untuk memberikan keringanan jasa angkutan udara, sekaligus upaya menekan inflasi  daerah,” jelasnya, Selasa 8 Juli 2025.

Menurutnya, pembatalan kerja sama telah melalui proses kajian yang mendalam dan telah dilaporkan ke pimpinan daerah terhitung Senin, 7 Juli 2025.

Jimmy menjelaskan, penawaran subsidi yang  diberikan Sriwijaya adalah subsidi 100 seat yang ditanggung oleh Pemprov Papua Pegunungan untuk subsidi seat pulang pergi . Subsidi 50 seat terdiri dari  penerbangan Wamena – Biak – Wamena sebanyak 30 seat, dan Wamena – Makassar – Wamena sebanyak 20 seat.

“Subsidi terkait seat (kursi) tak menjadi masalah, namun subsidi sosial tidak mendapatkan respon positif dari Sriwijaya Air,” ucapnya.

Dengan pembatalan ini, pihaknya bakal mencari pola kerja sama lain guna membantu menekan angka kemahalan di wilayah Papua Pegunungan.

Dia meminta masyarakat bersabar dan terus memberikan dukungan kepada Pemprov Papua Pegunungan agar bisa melakukan upaya pengendalian tingkat kemahalan. *** (Agris Wistrijaya)

Artikel ini telah dibaca 184 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Galanita Wamena United Panen Bonus Rp100 Juta Usai Sabet Juara

4 November 2026 - 19:50 WIT

Bupati Jayawijaya Berikan Dana Pembinaan bagi Atlet Taekwondo yang Meraih Medali

29 October 2026 - 17:38 WIT

Pemkab Jayawijaya Ajak Warga Jaga Kamtibmas Selama Festival Persahabatan

23 October 2026 - 23:34 WIT

Perkuat Persaudaraan, Pemkab Jayawijaya Gelar Jamuan Persahabatan Bersama Peter Youngren

23 October 2026 - 15:39 WIT

Menuju Eliminasi 2030, Jayawijaya Perkuat Komitmen Bersama Lawan AIDS, TBC, dan Malaria

23 October 2026 - 13:59 WIT

Pemkab Jayawijaya Sambut Hangat Kedatangan Peter Youngren di Wamena

22 October 2026 - 15:01 WIT

Trending di KABAR JAYAWIJAYA