Menu ✖

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PAPUA TENGAH · 14 Apr 2025 15:24 WIT

Bapperida Dorong Pemantapan RPJMD Papua Tengah 2025-2029


					Focus Group Disccusion ( FGD) Pemantapan Dokumen Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Papua Tengah 2025-2029 di Aula Kantor Gubernur, Senin, 14 Maret 2025. Foto: Vero/Kabarpapua.co Perbesar

Focus Group Disccusion ( FGD) Pemantapan Dokumen Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Papua Tengah 2025-2029 di Aula Kantor Gubernur, Senin, 14 Maret 2025. Foto: Vero/Kabarpapua.co

KABARPAPUA.CO, Nabire- Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Provinsi Papua Tengah mengadakan Focus Group Disccusion ( FGD) Pemantapan Dokumen Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Papua Tengah 2025-2029 di Aula Kantor Gubernur, Senin, 14 Maret 2025. 

Penjabat (Pj) Sekda Provinsi Papua Tengah, dr. Silwanus Sumule  dalam sambutannya mengatakan, penyusunan RPJMD Provinsi Papua Tengah Tahun 2025-2029 merupakan langkah penting dalam mewujudkan visi pembangunan daerah.

“Pembangunan daerah adalah proses yang harus dilaksanakan secara fokus, bertahap dan berkelanjutan, dan harus mengena kepada masyarakat bawah” jelasnya, Senin 14 April 2025. 

Penjabat (Pj) Sekda Provinsi Papua Tengah, dr. Silwanus Sumule  saat membuka Focus Group Disccusion ( FGD) Pemantapan Dokumen Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Papua Tengah 2025-2029 di Aula Kantor Gubernur, Senin, 14 Maret 2025.  Foto: Vero/Kabarpapua.co

RPJMD bukan hanya dokumen perencanaan. Hal tersebut merupakan kompas pembangunan, cerminan dari harapan masyarakat, dan sekaligus kontrak sosial antara pemerintah dengan rakyat. Sehingga penyusunannya  tidak boleh dilakukan secara sepihak atau elitis, tetapi harus partisipatif, transparan dan berbasis data yang akurat.

Plt. Kepala Bapperida Provinsi Papua Tengah, Eliezer Yogi mengatakan proses ini dimulai bersamaan dengan pelantikan Gubernur dan Wagub pada 20 Februari 2025 yang akan selaras  dengan  visi misi gubernur dan wagub  yaitu mewujudkan Papua Tengah Emas Adil, Berdaya Saing, Bermartabat, Harmonis, Maju dan Berkelanjutan. 

“Enam bulan sejak pelantikan, harus bekerja keras untuk menyelesaikan dokumen perencanaan ini dengan cermat, sehingga masukan sangat perlu dilakukan,” Eliezer menambahkan. *** (Vero)

Artikel ini telah dibaca 237 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Festival Kopi Papua Tengah 2026 Sukses Digelar, Perkuat Ekonomi Petani dan Ekosistem Kopi Daerah

31 October 2026 - 21:01 WIT

Gubernur Papua Tengah Resmi Buka Rakorwasda 2026, Tekankan Penguatan Pengawasan dan Akuntabilitas Anggaran

27 October 2026 - 14:24 WIT

DPRP Papua Tengah Berkomitmen Dorong Kamandirian Ekonomi bagi OAP

15 October 2026 - 17:58 WIT

Pemprov Papua Tengah Gelar Pendidikan Vokasi, Siapkan SDM OAP yang Kompeten dan Mandiri

15 October 2026 - 07:28 WIT

Buka Konferensi GKII Wilayah II Papua Tengah, Wagub Deinas Geley: Jaga Persatuan Umat

13 October 2026 - 22:05 WIT

TPP Bangkit Papua Tengah Jajaki Kerja Sama dengan Bank Papua

10 October 2026 - 14:35 WIT

Trending di KABAR PAPUA TENGAH