Menu ✖

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PAPUA TENGAH · 15 Oct 2026 17:58 WIT

DPRP Papua Tengah Berkomitmen Dorong Kamandirian Ekonomi bagi OAP


					Wakil Ketua III DPRP Papua Tengah, Bekies Kogoya, S.KM., M.Kp. Perbesar

Wakil Ketua III DPRP Papua Tengah, Bekies Kogoya, S.KM., M.Kp.

​KABARPAPUA.CO, Nabire — Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua Tengah terus berkomitmen mendorong kemandirian ekonomi bagi orang asli Papua (OAP). Hal ini diwujudkan melalui program strategis pendidikan vokasi dan pelatihan keterampilan yang ditujukan bagi generasi muda di 8 kabupaten se-Provinsi Papua Tengah.

Wakil Ketua III DPRP Papua Tengah, Bekies Kogoya, S.KM., M.Kp., menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap kebijakan desentralisasi dari pemerintah pusat yang memberikan ruang bagi Daerah Otonomi Baru (DOB) Papua Tengah untuk mengelola, dan mengembangkan potensi sumber daya manusia (SDM) lokal secara optimal.

Langkah ini dinilai menjadi  terobosan penting untuk mengubah pola pikir masyarakat yang selama ini cenderung bergantung pada peluang menjadi aparatur sipil negara (ASN) atau pegawai negeri sipil (PNS).

“Putra-putri daerah tidak harus semuanya antri menjadi PNS atau ASN. Peluang untuk mencari rezeki dan membangun kesejahteraan itu sangat luas di berbagai sektor usaha mandiri. Melalui pelatihan vokasi ini, kami ingin lahirkan wirausahawan baru yang handal,” jelas Bekies, Kamis, 15 Oktober 2026.

Bekies juga menekankan pentingnya sinergi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah dan DPRP Papua Tengah dalam menyiapkan dukungan anggaran, fasilitas, serta modal usaha bagi para alumni pelatihan.

“Dulu kendalanya adalah kurangnya fasilitas dan modal. Kini, setelah mereka dibekali keterampilan, pemerintah harus juga siap memfasilitasi modal dan tempat usaha. Kami di dewan sangat mendukung kebijakan ini agar anak-anak asli Papua bisa mandiri, maju, dan bersaing secara positif,” jelasnya.

Dengan adanya program pendidikan vokasi dan pembangunan balai Latihan kerja ini, diharapkan tingkat pengangguran di Papua Tengah dapat ditekan, sekaligus menciptakan kemandirian ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat OAP.***(Agies Pranoto)

Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Pemprov Papua Tengah Gelar Pendidikan Vokasi, Siapkan SDM OAP yang Kompeten dan Mandiri

15 October 2026 - 07:28 WIT

Buka Konferensi GKII Wilayah II Papua Tengah, Wagub Deinas Geley: Jaga Persatuan Umat

13 October 2026 - 22:05 WIT

TPP Bangkit Papua Tengah Jajaki Kerja Sama dengan Bank Papua

10 October 2026 - 14:35 WIT

Edukasi Pelajar, IMI Nabire Gencarkan Sosialisasi Keselamatan Berkendara ke Sekolah

10 October 2026 - 14:10 WIT

Ketua DPRK Nabire Klarifikasi Informasi Dugaan Pengusiran Wartawan Saat Peliputan

10 October 2026 - 12:28 WIT

MAJU BERSAMA GUBERNUR: Papua Tengah Terang! Listrik Energi Terbarukan Nyala Hingga Pelosok

4 October 2026 - 20:03 WIT

Trending di KABAR PAPUA TENGAH