KABARPAPUA.CO, Jayapura – Tim Pelaksana Program (TPP) Bangun Generasi dan Keluarga yang Inklusif dan Tanggung (Bangkit) Papua Tengah menggelar pertemuan dengan Bank Papua pada Kamis, 8 Oktober 2026. Ini dalam rangka membahas rencana kerja sama melalui penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) terkait Program Bangkit Papua Tengah.
Menurut Ketua TPP Bangkit Papua Tengah, Eliezer Yogi, pertemuan ini menjadi bagian dari upaya membangun sinergi antara pemerintah daerah dan sektor perbankan guna mendukung pelaksanaan program pembangunan serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi Papua Tengah.
Eliezer juga mengatakan, melalui rencana kerja sama ini, pihaknya dan Bank Papua diharapkan dapat menyelaraskan peran dan dukungan masing-masing dalam mewujudkan program Bangkit Papua Tengah yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kami baru berkoordinasi terkait PKS, dan diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat koordinasi, mengoptimalkan potensi daerah, serta mendorong pelaksanaan program pembangunan yang terarah dan berkelanjutan,”jelas Eliezer.
Dengan adanya komunikasi dan koordinasi antara kedua pihak, program Bangkit Papua Tengah diharapkan dapat berjalan lebih optimal dengan sasaran 4.000 penerima manfaat di empat kabupaten percontohan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di delapan kabupaten di wilayah Provinsi Papua Tengah.
“Setelahnya, kami juga berkordinasi dengan Bapak Gubernur Papua Tengah untuk penandatangan MoU ini. Program ini nyata bagi masyarakat dan tentunya ini menjadi hal serius dalam mensejahterakan masyarakat, khususnya orang asli Papua,” terangnya.
Pertemuan tersebut menjadi langkah awal dalam membangun kolaborasi yang lebih kuat antara pemerintah daerah dan Bank Papua, untuk mendukung percepatan pembangunan serta mewujudkan Papua Tengah yang lebih maju dan sejahtera.***(Agies Pranoto)








