KABARPAPUA.CO, Serui – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Yapen menggelar syukuran peralihan status Aparatur Sipil Negara (ASN) penyuluh pertanian dari pemerintah daerah ke Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI).
Kegiatan yang digelar di Balai Penyuluh Pertanian Kampung Imandoa, Serui, pada Kamis, 9 April 2026 itu, juga dilakukan penyerahan Surat Keputusan (SK) dari Pemkab Kepulauan Yapen kepada perwakilan penyuluh pertanian yang resmi beralih ke Kementan RI.
Bupati Kepulauan Yapen Benyamin Arisoy mengatakan, peralihan status tersebut merupakan langkah strategis dalam memperkuat peran penyuluh pertanian untuk mendukung program pemerintah pusat.
Menurut Benyamin, sebelumnya para penyuluh masih berstatus pegawai daerah dengan kewenangan terbatas, tapi menjadi ASN vertikal di bawah pemerintah pusat, mereka diharapkan memiliki ruang lebih luas dalam pengambilan keputusan dan pelaksanaan program.
“Peralihan ini penting agar penyuluh lebih optimal dalam menjalankan tugas dan mendukung kebijakan nasional di sektor pertanian,” ujar Benyamin.

Benyamin menegaskan, penyuluh pertanian merupakan ujung tombak dalam mendampingi petani dan menyukseskan berbagai program prioritas pemerintah, termasuk peningkatan produksi pertanian.
“Dengan dukungan anggaran yang lebih besar di sektor pertanian tahun ini, kami berharap kinerja penyuluh semakin maksimal,” katanya menambahkan.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kepulauan Yapen, Jefry Manderi menjelaskan,peralihan ini merupakan bagian dari percepatan implementasi program strategis nasional di daerah.
“Langkah ini sejalan pelaksanaan program nasional, termasuk Asta Cita yang diturunkan hingga ke tingkat daerah. Sebab berada langsung di bawah pemerintah pusat, diharapkan kinerja penyuluh semakin efektif menjalankan program,” jelas Jefry.
Jefry menambahkan, di tahun 2026 pihaknya menargetkan pengembangan sektor pertanian melalui program perluasan lahan sawah. “Dari total usulan 200 hektare, sebanyak 27 hektare telah terverifikasi dan direncanakan diluncurkan Mei mendatang,” katanya. ***(Ainun Faathirjal)

















