Menu ✖

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR KEPULAUAN YAPEN · 30 Apr 2026 12:06 WIT

Peringati HUT IBI ke-75, Pelayanan KB Gratis Digelar di Kepulauan Yapen


					Pelayanan KB bersama DP3AKB di Puskesmas Warari. (KabarPapua.co/Ainun Faathirjal) Perbesar

Pelayanan KB bersama DP3AKB di Puskesmas Warari. (KabarPapua.co/Ainun Faathirjal)

KABARPAPUA.CO, Serui – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Yapen melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Kepulauan Yapen menggelar pelayanan Keluarga Berencana (KB) gratis di Puskesmas Warari, Distrik Anotaurei, Kamis, 30 April 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Bidan Indonesia (IBI) ke-75 tahun. Kepala DP3AKB Kepulauan Yapen, Rosita Mambay mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari momentum nasional HUT IBI yang diwujudkan melalui pelayanan KB serentak.

“Kegiatan ini dalam rangka memperingati HUT IBI ke-75 dengan meluncurkan pelayanan KB serentak, yang dimulai dari Puskesmas Warari. Ke depan, tidak menutup kemungkinan seluruh fasilitas kesehatan akan turut melaksanakan pelayanan serupa,” ujar Rosita.

Rosita menjelaskan, target pelayanan KB mencakup 82 akseptor Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) dan 400 non-MKJP. Hingga saat ini, capaian sementara tercatat sebanyak tujuh akseptor IUD dan tiga akseptor Metode Operasi Wanita (MOW).

Pelayanan KB gratis ini berlangsung mulai 29 April 2026 hingga 22 Mei 2026. Masyarakat yang ingin mengikuti program tersebut cukup membawa KTP.

Menurut Rosita, program KB memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan ibu serta meningkatkan kualitas keluarga.

“Melalui KB, ibu dapat menjaga kesehatan, merencanakan kehamilan, serta mengatur jarak kelahiran anak guna mencegah risiko stunting,” jelasnya.

Kepala Puskesmas Warari, Ema Suranta Sitepu, menegaskan pentingnya kesadaran masyarakat dalam mengikuti program KB.

“Kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat mengatur jarak kelahiran anak, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan ibu dan anak. Kami berharap masyarakat semakin sadar dan mau ber-KB demi kesehatan keluarga,” terangnya.

Ema menambahkan, keberlanjutan penggunaan KB sangat penting untuk menjaga jarak kehamilan yang ideal.

“Masyarakat diharapkan tidak hanya ikut KB, tetapi juga mempertahankan penggunaannya agar jarak kehamilan tetap terkontrol,” ujarnya. ***(Ainun Faathirjal)

Artikel ini telah dibaca 46 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Pemkab Kepulauan Yapen Perkuat Tata Kelola Alat Kontrasepsi dan Mutu Pelayanan KB

29 October 2026 - 10:24 WIT

Wabup Kepulauan Yapen Buka Aksi Konvergensi 5 Percepatan Penurunan Stunting 2026

28 October 2026 - 21:23 WIT

Reses di Kepulauan Yapen, Tonny Tesar Dorong Pembangunan Gereja dan Jalan

27 October 2026 - 20:51 WIT

Kontingen Pesparani Katolik Kepulauan Yapen Tiba di Biak Numfor Siap Tampil Maksimal

27 October 2026 - 11:34 WIT

Ribuan Warga Serui Ramaikan Acara Kosong Tujuh Fun Run 2026 dan Hiburan Rakyat

19 October 2026 - 12:42 WIT

Ikatan Alumni SMAN 1 Serui 2007 Sukses Gelar Fun Run Rangkaian Dua Dekade

19 October 2026 - 11:35 WIT

Trending di KABAR KEPULAUAN YAPEN