Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR KEPULAUAN YAPEN · 2 Dec 2023 04:57 WIT

Pemkab Yapen Dukung Pengembangan Ikan Baramundi Lewat Program Hatchery


					Penjabat Bupati Kepulauan Yapen, Welliam Manderi berjabat tangan dengan Dirut PT Yamase Roriwo Karetji, Jumat 1 Desember 2023. (KabarPapua.co/Ainun Faathirjal) Perbesar

Penjabat Bupati Kepulauan Yapen, Welliam Manderi berjabat tangan dengan Dirut PT Yamase Roriwo Karetji, Jumat 1 Desember 2023. (KabarPapua.co/Ainun Faathirjal)

KABARPAPUA.CO, Serui – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen terus memberikan dukungan terhadap pengembangan ikan baramundi atau kakap putih melalui program Hatchery.

Hatchery merupakan program spesifik dengan menggunakan sistem teknologi Recirculating Aquaculture System (RAS) dengan tujuh depertemen. Ibarat seperti aquarium tetapi memiliki kemampuan untuk melihat kualitas air secara otomatis.

Proses pengembangan ikan baramundi tergolong cukup cepat. Ikan ini juga tahan terhadap penyakit meski hidup secara berdempetan. Selain itu, ikan baramundi memiliki pasar yang luas dan memiliki harga yang stabil.

Tiga Kali Panen dalam Setahun

Dirut PT Yamase Roriwo Karetji, Jumat 1 Desember 2023. (KabarPapua.co/Ainun Faathirjal)

Dalam setahun ikan baramundi lewat program Hatchery dapat memanen 3 kali. Adapun sekali produksi sebesar 2,4 juta dengan harga jual bibit Rp8 ribu per ekor.

Proses Hatchery sendiri mulai dari perkawinan penetasan telur larva sampai menjadi anakan. Program ini hanya berada di Kepulauan Yapen Papua dengan menggunakan teknologi khusus dan keramba yang hampir sama program di Moscow.

Hatchery merupakan milik PT Yapen Mandiri Sejahtera (Yamase). Perusahaan daerah ini memiliki 8 keramba dengan menggunakan 2 juta ekor bibit ikan baramundi dari produksi sebesar 7,2 juta.

Penjabat Bupati Kepulauan Yapen, Welliam Manderi berharap adanya pengembangan melalui spesifikasi ahli. Tujuannya agar proses dapat berjalan dan dapat menghasilkan  produksi yang baik untuk ekspor.

Ikan Baramundi Potensi Alam Mumpuni

Penjabat Bupati Kepulauan Yapen, Welliam Manderi foto bersama dengan Dirut PT Yamase Roriwo Karetji, Jumat 1 Desember 2023. (KabarPapua.co/Ainun Faathirjal)

Selain itu, lanjut Welliam, dapat memberikan manfaat pada pendapatan bagi warga sekitar. Untuk itu, pemerintah daerah terus akan mensupport pengembangan ikan baramundi.

“Bukan hanya ikan tapi potensi pariwisata, rumput laut, emas hijau Kopi Ambaidiru dan berbagai potensi lainnya,” ujarnya,  Jumat 1 Desember 2023.

Direktur Utama PT Yamase, Roriwo Karetji mengemukakan alasan pengembangan perikanan di Kepulauan Yapen. Di mana perikanan menjadi salah satu potensi alam yang mumpuni.

Ia juga mengungkapkan hasil survei  laut Yapen yang menjadi daerah bebas dari polusi laut. Di mana sekitar 80-90 meter saat pengambilan sampel terdapat banyak bibit udang lobster. *** (Ainun Faathirjal)

Artikel ini telah dibaca 189 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Disdikpora Kepulauan Yapen Latih Guru PAUD-TK Kelola Data dan Anggaran

30 April 2026 - 23:51 WIT

Polemik TPB Temui Titik Terang, Pemda Yapen Pastikan Nakes Dibayar Sesuai Perbup

27 April 2026 - 15:16 WIT

TPB Nakes RSUD Serui hanya Rp500 Ribu, Ada Apa?

25 April 2026 - 21:45 WIT

LKPJ 2025 dan Raperda RTRW 2026-2046 Disahkan, Pemkab Yapen akan Perbaiki Kinerja

25 April 2026 - 17:55 WIT

Realisasi PAD Minim, Pansus DPRK Yapen Soroti Kinerja OPD dalam Sidang LKPJ

24 April 2026 - 16:22 WIT

Program Kampung Nelayan Merah Putih Disambut Positif di Kampung Ketuapi

22 April 2026 - 17:51 WIT

Trending di KABAR KEPULAUAN YAPEN