KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura– Kodam XVII Cenderawasih mengakui anggotanya Serda Hamdani yang merupakan anggota Deninteldam XVII/Cenderawasih gugur saat penyerangan pos pengamanan PT Kristalin Ekalestari di Distrik Makimi, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah yang terjadi pada Sabtu 21 Februari 2026.
Jasad almarhum ditemukan dengan luka bakar serius ditumpukan material pos yang dibakar kelompok OPM.
Jasad Serda Hamdani telah dikirim ke Maros, Sulawesi Selatan pada 23 Februari 2026 dan dimakamkan oleh keluarganya.
Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih, Letkol Inf Tri Purwanto menyampaikan almarhum Serda Hamdani saat kejadian sedang tugas monitoring wilayah Nabire.
Kodam Cenderawasih menegaskan lokasi yang menjadi sasaran pembakaran bukan merupakan pos TNI, melainkan Pos Keamanan milik PT Kristalin.
“Oleh masyarakat setempat, pos itu disebut pos palang, karena posisinya terletak di luar wilayah PT Kristalin. Kami juga lusruskan bahwa pos itu bukan pos TNI, tetapi pos keamanan perusahaan,” ujar Kapendam.
Selain anggota TNI, seorang karyawan juga tewas dalam penyerang tersebut yakni Aksay Sandika Moho, yang merupakan karyawanKristalin. “Keduanya menjadi korban dalam aksi yang diduga dilakukan oleh kelompok OPM,” jelas kapedam.
Kodam Cenderawasih juga melakukan investigasi terkait dugaan senjata api yang dirampas OPM dalam kejadian tersebut. *** (Katharina)


















