Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 17 Jul 2024 20:21 WIT

TNI Sergap OPM di Puncak Jaya, 3 Anak Buah Teranus Enumbi Tewas


					Ilustrasi penyergapan OPM. (net) Perbesar

Ilustrasi penyergapan OPM. (net)

KABARPAPUA.CO, Mulia – Tiga anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) tewas dalam kontak tembak dengan Satgas Yonif RK 753/AVT di wilayah Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, Selasa 16 Juli 2024.

Kapendam XVII/Cenderawasih, Letkol Inf Candra Kurniawan, saat dikonfirmasi membenarkan kabar tersebut. Kontak tembak terjadi pukul 19.45 WIT.

Penindakan ini diawali dengan terdeteksi keberadaan salah satu OPM Teranus Enumbi bersama beberapa anggotanya memasuki Kampung Karubate, Distrik Muara, Puncak Jaya.

Mereka memasuki pemukiman warga dengan membawa senjata api. “Saat itu aparat keamanan Satgas Yonif RK 753/AVT merespon cepat dengan melakukan penindakan terhadap gerombolan OPM tersebut,” kata Candra, Rabu 17 Juli 2024.

Candra menyebut, gerombolan OPM sempat melakukan perlawanan saat penindakan dengan menembak ke arah aparat TNI. Tindakan OPM langsung direspon prajurit TNI dengan menembak gerombolan tersebut.

“3 anggota OPM meninggal dunia. Mereka yakni SW (33), YW (41), DW (36). Aparat TNI juga memperoleh 1 pucuk pistol rakitan serta bendera bintang kejora, sedangkan Teranus Enumbi berhasil lolos melarikan diri,” ungkapnya.

Gerombolan OPM Teranus Enumbi ini dikenal kejam dan sadis menyerang, menembak dan membunuh masyarakat sipil dan aparat keamanan. Teranus Enumbi juga telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) kepolisian.

Adapun beberapa kekejaman kelompok ini pada akhir-akhir ini. Pada 19 Juni 2024, Teranus Enumbi menyerang dan menembak tukang ojek bernama Husen (39).

Pada 31 Mei 2024, Teranus Enumbi menyerang dan menembak warga sipil bernama Prasetyo (33). Lalua, 30 Mei 2024 menyerang dan menembak tukang ojek bernama Jainul (44).

Terakhir pada 19 Maret 2024, kelompok tersebut menyerang, menembak dan membacok 2 orang aparat keamanan atas nama Sertu Ismunandar dan Serka Salim.

“Aparat TNI Polri akan terus berupaya menjaga stabilitas wilayah dengan terus melindungi dan melayani masyarakat. TNI juga akan melakukan penegakan hukum, khususnya dari gangguan OPM,”  kata Candra. *** (Achmad Syaiful)

Artikel ini telah dibaca 82 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Polres Kepulauan Yapen Peringati Hari Juang Polri, Teguhkan Semangat Pengabdian kepada Masyarakat

23 August 2026 - 10:18 WIT

Rombongan Patroli Polsek Ilu Diberondong Tembakan di Tolikara, Satu Personel Terluka

21 August 2026 - 17:59 WIT

Pasutri Asal Tiongkok Ditangkap Imigrasi Papua, Ini Daftar Pelanggarannya

21 August 2026 - 01:16 WIT

Sukacita dari Lapas Serui pada Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia

18 August 2026 - 17:58 WIT

Baku Tembak OPM dan TNI di Jila Mimika, Satu Prajurit Gugur

17 August 2026 - 15:59 WIT

Hasil Pendekatan Humanis: Tujuh Senpi Rakitan dan Puluhan Amunisi Dimusnahkan di Yapen

17 August 2026 - 13:01 WIT

Trending di PERISTIWA