Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 12 Mar 2026 21:10 WIT

Siaga 24 Jam, Call Center 110 Polri Siap Tangani Gangguan Darurat Selama Mudik Lebaran


					Gelar Pasukan Operasi Ketupat Cartenz 2026 yang dilaksanakan di Lapangan Suharwanto Mako Sat Brimob Polda Papua, Kamis sore 12 Maret 2026.  Foto: Humas Polda Papua Perbesar

Gelar Pasukan Operasi Ketupat Cartenz 2026 yang dilaksanakan di Lapangan Suharwanto Mako Sat Brimob Polda Papua, Kamis sore 12 Maret 2026. Foto: Humas Polda Papua

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura– Polri mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan Call Center 110 sebagai sarana komunikasi cepat dengan kepolisian jika dalam kondisi darurat selama periode mudik dan perayaan Idul Fitri.

Pesan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo ini disampaikan Wakapolda Papua, Kombes Pol. Muhajir, sat gelar apel pasukan Operasi Ketupat Cartenz 2026 yang dilaksanakan di Lapangan Suharwanto Mako Sat Brimob Polda Papua, Kamis sore 12 Maret 2026.

Apel Gelar Pasukan merupakan bentuk pengecekan kesiapan personel sekaligus wujud sinergisitas lintas sektor dalam rangka menyukseskan Operasi Ketupat 2026, guna memastikan kesiapan seluruh unsur yang terlibat, sehingga pelaksanaan mudik dan perayaan Idul Fitri dapat berjalan dengan aman, nyaman, tertib, dan lancar.

Operasi Ketupat 2026 akan dilaksanakan selama 13 hari, mulai 13 – 25 Maret 2026, dengan melibatkan 161.243 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, kementerian, serta instansi terkait lainnya di seluruh Indonesia.

Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat selama periode Lebaran yang diperkirakan mencapai 143,9 juta orang. “Oleh karena itu, pengamanan dilakukan secara maksimal guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat,” katanya.

Dalam mendukung pengamanan tersebut, Polri bersama stakeholder terkait telah menyiapkan 2.746 pos pengamanan, yang terdiri dari 1.624 Pos Pengamanan, 779 Pos Pelayanan, dan 343 Pos Terpadu yang tersebar di berbagai wilayah.

Selain pengamanan arus mudik dan arus balik, personel juga akan difokuskan pada pengamanan sejumlah objek vital dan pusat aktivitas masyarakat seperti masjid, lokasi shalat Idul Fitri, pusat perbelanjaan, objek wisata, terminal, pelabuhan, stasiun, hingga bandara.

Kapolri dalam amanatnya juga menekankan pentingnya langkah antisipatif terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas, seperti kejahatan konvensional, aksi premanisme, balap liar, hingga perkelahian antar kelompok, melalui peningkatan patroli dan pengawasan pada titik-titik rawan.

Selain itu, personel juga diinstruksikan untuk melakukan pendataan terhadap rumah-rumah kosong yang ditinggalkan pemudik serta menyediakan layanan penitipan kendaraan di kantor kepolisian guna memberikan rasa aman bagi masyarakat.

“Keberhasilan Operasi Ketupat merupakan tanggung jawab kita bersama. Mari kita wujudkan mudik yang aman dan nyaman bagi masyarakat dengan semangat Mudik Aman, Keluarga Bahagia,” demikian pesan Kapolri. *** (Katharina/rilis)

Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Polisi Selidiki Penemuan Jenazah Pria di Kamar Kos di Nabire

13 April 2026 - 19:20 WIT

Hari Bakti Pemasyarakatan, Lapas Nabire Gelar Tes Urine bagi Petugas dan Warga Binaan

13 April 2026 - 12:40 WIT

Tim Patroli Gabungan Polisi dan TNI Temukan Ladang Ganja di Pegunungan Bintang 

13 April 2026 - 09:35 WIT

Jaringan Internet Jayapura Putus, Ribuan Siswa SMP di Kabupaten Jayapura Batal Ujian TKA

9 April 2026 - 19:18 WIT

Jaringan Internet Jayapura Putus, Cek In Penumpang di Bandara Sentani jadi Manual

9 April 2026 - 17:21 WIT

5 Jam Jaringan Telekomunikasi Hilang di Jayapura, Apa Kompensasi untuk Pelanggan?

9 April 2026 - 17:13 WIT

Trending di PERISTIWA