Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 17 Jul 2025 10:12 WIT

Seruan Wakil Kepala Suku Pegunungan Tengah di Keerom Jelang HUT ke-80 RI


					Wakil Kepala Suku Pegunungan Tengah di Kabupaten Keerom, Yugum Diro Weya. Foto: ist Perbesar

Wakil Kepala Suku Pegunungan Tengah di Kabupaten Keerom, Yugum Diro Weya. Foto: ist

KABARPAPUA.CO, Keerom– Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Wakil Kepala Suku Pegunungan Tengah di Kabupaten Keerom, Yugum Diro Weya menyerukan kepada seluruh masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban, serta menghindari segala bentuk provokasi yang dapat memecah belah persatuan.

Yugum menyampaikan, hari kemerdekaan menjadi momen  penting untuk kembali merefleksikan semangat persatuan dan gotong royong yang telah membentuk fondasi bangsa Indonesia.

“Hari besar Kemerdekaan Republik Indonesia mengingatkan kita tentang sejarah panjang dan perjuangan bangsa ini. Negara ini terbentuk bukan karena satu kelompok saja,” katanya.

Dia menjelaskan kemerdekaan bangsa Indonesia merupakan  kekuatan seluruh masyarakat dari Sabang sampai Merauke, termasuk masyarakat di tanah Papua.

“ Sudah seharusnya kita merangkul, menggenggam tangan sesama saudara sebangsa dan setanah air, dan tidak melunturkan jati diri bangsa yang menjunjung tinggi nilai saling menghargai dan toleransi,” ujar Yugum.

Yugum mengajak  masyarakat Papua untuk tidak terlibat dalam aksi provokatif, anarkis, atau kegiatan lain yang berpotensi mengganggu ketertiban umum menjelang maupun saat pelaksanaan peringatan Hari Kemerdekaan.

“Saya menghimbau masyarakat, terutama generasi muda, agar bijak dalam menyikapi berbagai isu. Hindari hal-hal yang dapat memicu konflik atau mengganggu kedamaian bersama. Mari kita jadikan peringatan kemerdekaan ini sebagai momentum untuk memperkuat semangat kebangsaan, bukan memecah belah,” tegasnya.

Dia juga meminta masyarakat mengibarkan Bendera Merah Putih di depan rumah masing-masing sejak tanggal 1 Agustus hingga 31 Agustus 2025 sebagai bentuk penghormatan dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Termasuk kepada kelompok-kelompok yang selama ini masih memiliki pandangan berbeda dengan pemerintah, untuk menahan diri dan tidak melakukan aksi-aksi yang dapat membahayakan keselamatan, keamanan, dan ketertiban umum.

“Kita ini bersaudara, satu nusa, satu bangsa. Saya harap tidak ada tindakan yang dapat merusak kebersamaan kita. Mari kita rayakan kemerdekaan ini dengan damai, dengan penuh sukacita sebagai bagian dari bangsa yang besar,” tutup Yugum. *** (siaran pers)

Artikel ini telah dibaca 59 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Pesawat AMA yang Dibakar di Yahukimo Sering Melayani Misi Kemanusiaan

3 July 2026 - 00:19 WIT

Mortir Aktif Ditemukan di Jayapura Selatan

3 July 2026 - 00:04 WIT

Kodam Cenderawasih: OPM Pelaku Pembakaran Pesawat AMA di Yahukimo

2 July 2026 - 23:40 WIT

Pesawat AMA Dibakar di Balingga Yahukimo  

2 July 2026 - 18:15 WIT

HUT Ke-80 Bhayangkara, Polres Kaimana Berkomitmen Tingkatkan Profesionalisme

2 July 2026 - 11:49 WIT

Kebersamaan dan Pengabdian Warnai HUT Ke-80 Bhayangkara di Kepulauan Yapen

1 July 2026 - 14:58 WIT

Trending di PERISTIWA