Menu ✖

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PAPUA TENGAH · 3 Sep 2025 14:25 WIT

Perdana Digelar, Festival Budaya Pelajar se-Papua Tengah Disambut Antusias


					Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Tengah, Nurhaidah Meki Nawipa pada sebuah kesempatan. Foto: Humas PPT Perbesar

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Tengah, Nurhaidah Meki Nawipa pada sebuah kesempatan. Foto: Humas PPT

KABARPAPUA.CO. Nabire– Festival Budaya Pelajar se-Papua Tengah digelar hari ini, Rabu 3 September 2025 di Nabire, ibu kota Provinsi Papua Tengah.

Festival Budaya Pelajar tingkat SMA dan sederajat bakal digelar selama 4 hari atau hingga 6 September 2025. Festival akan diikuti 8 kabupaten cakupan yakni Kabupaten Nabire, Deiyai, Dogiyai, Puncak Jaya, Intan Jaya. Mimika, Puncak dan Paniai. 

Festival akan dimulai pukul 15.00 WIT di area kantor Gubernur Papua Tengah, Bandara Lama Nabire, dengan mengusung tema: “Mari Meriahkan dan Lestarikan Budaya Kita”

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Tengah, Nurhaidah Meki Nawipa menyampaikan festival baru pertama kali dilakukan dan mendapatkan respons antusias dari pelajar. 

“Ini menjadi sejarah baru karena untuk pertama kalinya 8 kabupaten di Papua Tengah berkumpul dalam satu ajang budaya,” katanya.

Pihaknya mengajak masyarakat untuk datang ke festival dan menyaksikan tarian kreasi anak daerah, serta melihat pameran kerajinan lokal. 

“Mari bersama-sama meramaikan dan menyukseskan Festival Budaya Pelajar pertama di Papua Tengah,” ujar Nurhaidah.

Panitia mendata, sebanyak 200 pelajar dan pendamping dari Kabupaten Nabire, Mimika, Deiyai, Dogiyai, Paniai, Intan Jaya, Puncak, dan Puncak Jaya turut memeriahkan kegiatan perdana ini.

“Masing-masing  kabupaten mengirimkan 20 siswa untuk lomba tari tradisional, dua siswa untuk pameran kerajinan, serta tiga pendamping,” jelasnya.

Panitia menyiapkan hadiah total Rp185 juta untuk para pemenang. Selain itu, sponsor dari bank swasta dan BUMN juga menyediakan doorprize menarik bagi pengunjung.

Nurhaidah menegaskan bahwa festival perdana ini bukan sekadar lomba, melainkan wadah bagi pelajar untuk melestarikan budaya daerah.

“Kami harapkan Festival Budaya Pelajar Papua Tengah menjadi agenda tahunan yang mempererat persaudaraan pelajar sekaligus memperkuat identitas budaya lokal,” katanya.

Nantinya, tiga kelompok  tari terbaik akan meraih juara 1, 2 dan 3. dan juara 1 akan diberangkatkan mewakili Papua Tengah pada festival tingkat nasional di Yogyakarta. *** (rilis)

Artikel ini telah dibaca 146 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Gubernur Papua Tengah Resmi Buka Rakorwasda 2026, Tekankan Penguatan Pengawasan dan Akuntabilitas Anggaran

27 October 2026 - 14:24 WIT

DPRP Papua Tengah Berkomitmen Dorong Kamandirian Ekonomi bagi OAP

15 October 2026 - 17:58 WIT

Pemprov Papua Tengah Gelar Pendidikan Vokasi, Siapkan SDM OAP yang Kompeten dan Mandiri

15 October 2026 - 07:28 WIT

Buka Konferensi GKII Wilayah II Papua Tengah, Wagub Deinas Geley: Jaga Persatuan Umat

13 October 2026 - 22:05 WIT

TPP Bangkit Papua Tengah Jajaki Kerja Sama dengan Bank Papua

10 October 2026 - 14:35 WIT

Edukasi Pelajar, IMI Nabire Gencarkan Sosialisasi Keselamatan Berkendara ke Sekolah

10 October 2026 - 14:10 WIT

Trending di KABAR PAPUA TENGAH