KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura– Pengendara kendaraan bermotor di Kota Jayapura tertangkap tangan membawa senjata tajam (sajam) dan minuman keras (miras).
Tak hanya itu, 100 pengendara motor juga kedapatan tidak menggunakan helm saat melintas di kawasan Lapangan Hitam PTC Entrop, Distrik Jayapura Selatan, Rabu sore 13 Mei 2026. Temuan ini menjadi sorotan dalam razia kendaraan bermotor yang digelar oleh Satlantas Polresta Jayapura Kota bersama Ditlantas Polda Papua.
Operasi gabungan yang melibatkan 72 personel dari Ditlantas, Satlantas, Provos, dan Humas bertujuan untuk meningkatkan disiplin berlalu lintas sekaligus menjaga situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).
Kasat Lantas Polresta Jayapura Kota, AKP Muhammad Akbar menjelaskan penindakan dilakukan secarapreventif dan humanis. “Tujuannya jelas, meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan serta mencegah potensi gangguan keamanan di jalan raya,” tegas AKP Akbar.

Meskipun fokus pada penegakan aturan, petugas di lapangan mengedepankan pendekatan humanis. Tercatat, 100 pengendara yang abai terhadap keselamatan kepala diberikan teguran lisan sebagai bentuk edukasi.
Dalam razia itu, kepolisian setempat mengeluarkan 32 blangko teguran tertulis bagi pelanggar administrasi dan kelengkapan kendaraan, yang terdiri dari 28 pengendara motor dan 4 pegendara mobil. Polisi juga menyasar penggunaan knalpot bising (racing) dan kendaraan tanpa plat nomor (TNKB).
“Penindakan dilakukan secara preventif dan humanis. Tujuannya jelas, meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan serta mencegah potensi gangguan keamanan di jalan raya,” tegas AKP Akbar.
Pihaknya mengimbau pengendara mematuhi peraturan lalu lintas dengan melengkapi surat-surat kendaraan, menggunakan helm standar saat berkendara, tidak menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis, serta tidak membawa barang-barang berbahaya yang dapat mengganggu situasi keamanan dan ketertiban masyarakat. *** (Katharina/Rls)


















