KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura– Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Jayapura memprediksi jumlah penumpang angkutan laut pada musim mudik Lebaran 2026 akan meningkat hingga 14.250 orang, atau naik sekitar lima persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 13.556 orang.
Kepala Seksi Lalu Lintas Angkutan Laut dan Usaha Kepelabuhanan KSOP Jayapura, Samuel Yabez Yermia menyebutkan, peningkatan ini seiring dengan mobilitas masyarakat yang melakukan perjalanan mudik maupun arus balik menjelang dan setelah Idul Fitri 1447 Hijriah.
“Untuk melayani mudik lebaran, kapal yang beroperasi selama angkutan Lebaran ada 14 unit kapal,” ujarnya, Senin 16 Maret 2026.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, KSOP Jayapura bersama instansi terkait menyiagakan 100 lebih personel gabungan guna melakukan pengamanan dan pengawasan. Hal ini bertujuan memastikan kelancaran arus mudik sekaligus menjamin keselamatan pelayaran.
Sebanyak 14 kapal telah disiapkan, terdiri dari lima kapal Pelni dan sembilan kapal perintis yang melayani daerah terpencil di Papua. Seluruh kapal telah menjalani uji petik dan dinyatakan layak operasi untuk mendukung layanan angkutan mudik Lebaran.
Tiket Kapał Pelni Ludes Terjual

Sementara itu, suasana di loket PT Pelni Jayapura sejak pagi sudah dipadati warga yang rela mengantri demi mendapatkan tiket kapal untuk mudik Lebaran 1447 Hijriah. Terpantau warga telah datang ke Loket Pelni Jayapura sejak pukul 07.00 WIT, untuk membeli tiket kapal.
Untuk mengantisipasi arus mudik PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) menyiapkan lima kapal penumpang. Tiga kapal utama yang menjadi tumpuan pemudik adalah KM Sinabung (11 Maret), KM Gunung Dempo (13 Maret), dan KM Ciremai (16 Maret). Ketiga kapal ini diprediksi mengangkut 4.000 hingga 5.000 penumpang selama periode puncak mudik.
Petugas loket Pelni Jayapura, Dano Muhammad Kahfi menyampaikan tanggal 16 Maret menjadi puncak arus mudik. Ia menyebut rute favorit yang paling banyak dipesan pemudik adalah Ambon, Bau-Bau, Bitung, dan Makassar, sementara rute intra Papua seperti Serui, Biak, Manokwari, dan Nabire juga tetap diminati.
Menurut Dano, hingga hari ini tren pemesanan tiket meningkat tajam baik melalui loket maupun aplikasi Pelni Mobile. “Kondisi ini menunjukkan antusiasme masyarakat Papua dalam menyambut Lebaran dengan berkumpul bersama keluarga di kampung halaman,” ujarnya. *** (Imelda)


















