Menu ✖

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PAPUA TENGAH · 4 Jun 2026 16:47 WIT

Gebrakan Papua Tengah, Kompleks Pemerintahan Baru Rampung Lebih Cepat dari Target


					Proyek pembangunan kompleks kantor pemerintahan Provinsi Papua Tengah di Distrik Wanggar, Kabupaten Nabire. Foto: Humas PPT Perbesar

Proyek pembangunan kompleks kantor pemerintahan Provinsi Papua Tengah di Distrik Wanggar, Kabupaten Nabire. Foto: Humas PPT

KABARPAPUA.CO, Nabire– Proyek pembangunan kompleks kantor pemerintahan Provinsi Papua Tengah di Distrik Wanggar, Kabupaten Nabire, menunjukkan tren positif. Hingga awal Juni 2026, realisasi fisik megaproyek senilai Rp355 miliar ini telah mencapai 20,03 persen, sukses melampaui target awal yang ditetapkan sebesar 18,10 persen.

Perkembangan ini ditinjau langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk dan Wakil Menteri Pekerjaan Umum (Wamen PU) Diana Kusumastuti, didampingi Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa dan Wakilnya Deinas Geley pada Rabu 3 Juni 2026.

Apresiasi dari Pusat

Kepala BPBPK Wilayah Papua, Abdul Halil Kastella menyampaikan, meski berjalan lebih cepat dari jadwal, kualitas bangunan tetap menjadi prioritas utama melalui monitoring yang ketat agar gedung dapat digunakan dalam jangka panjang.

Proyek pembangunan kompleks kantor pemerintahan Provinsi Papua Tengah di Distrik Wanggar, Kabupaten Nabire. Foto: Humas PPT

Wamen PU, Diana Kusumastuti, mengaku terkesan dengan progres terpadu ini. Papua Tengah dinilai luar biasa karena mampu membangun tiga gedung utama (Kantor Gubernur, Gedung DPRD, dan Gedung MRP) serta tiga tower pendukung (Gedung A, B, dan C) secara bersamaan.

“Saya cukup surprise dan memberikan apresiasi. Kalau kita lihat progresnya cukup bagus, bahkan yang bersumber dari APBD juga menunjukkan perkembangan yang positif. Mudah-mudahan semuanya bisa selesai tepat waktu di akhir Desember 2026,” ujar Diana.

Sementara itu, Wamendagri Ribka Haluk menekankan pembangunan infrastruktur ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan sebuah warisan berharga (legacy) bagi masyarakat, termasuk menjadi simbol pelayanan publik yang lebih kuat dan representatif, serta menjadi pemicu kebangkitan ekonomi dan kemajuan masyarakat Papua Tengah.

Setelah memastikan kesiapan fisik kantor pemerintahan, rombongan kementerian dan pemprov juga bergerak meninjau proyek Irigasi Jaringan Tersier Kalibumi untuk memastikan dukungan kuat pada sektor pertanian dan ketahanan pangan daerah. *** (Pemprov Papua Tengah)

Artikel ini telah dibaca 112 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Gubernur Papua Tengah Resmi Buka Rakorwasda 2026, Tekankan Penguatan Pengawasan dan Akuntabilitas Anggaran

27 October 2026 - 14:24 WIT

DPRP Papua Tengah Berkomitmen Dorong Kamandirian Ekonomi bagi OAP

15 October 2026 - 17:58 WIT

Pemprov Papua Tengah Gelar Pendidikan Vokasi, Siapkan SDM OAP yang Kompeten dan Mandiri

15 October 2026 - 07:28 WIT

Buka Konferensi GKII Wilayah II Papua Tengah, Wagub Deinas Geley: Jaga Persatuan Umat

13 October 2026 - 22:05 WIT

TPP Bangkit Papua Tengah Jajaki Kerja Sama dengan Bank Papua

10 October 2026 - 14:35 WIT

Edukasi Pelajar, IMI Nabire Gencarkan Sosialisasi Keselamatan Berkendara ke Sekolah

10 October 2026 - 14:10 WIT

Trending di KABAR PAPUA TENGAH