Menu ✖

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PAPUA TENGAH · 21 Apr 2026 21:17 WIT

Pemprov Papua Tengah: Tambang Rakyat Harus Tertib Aturan dan Ramah Lingkungan untuk Maksimalkan PAD


					Foto bersama usai pembukaan resmi Diskusi Panel yang diselenggarakan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Papua Tengah di Nabire. (Foto dok: papuatengahprov.go.id) Perbesar

Foto bersama usai pembukaan resmi Diskusi Panel yang diselenggarakan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Papua Tengah di Nabire. (Foto dok: papuatengahprov.go.id)

KABARPAPUA.CO, Nabire – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menegaskan komitmennya untuk mengelola sektor pertambangan rakyat secara profesional, legal, dan berkelanjutan. 

Hal ini dilakukan sebagai upaya strategis untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), sekaligus menjaga kelestarian lingkungan hidup dan kesejahteraan masyarakat.

Hal itu disampaikan Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa yang diwakili Asisten II Setda Papua Tengah, H. Tumiran saat membuka secara resmi Diskusi Panel yang diselenggarakan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Papua Tengah di Hotel Karmel Kalibobo, Nabire, Selasa, 21 April 2026.

Diskusi tersebut mengangkat tema: “Implementasi Peraturan Daerah Khusus (Perdasus) serta Upaya Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui Tambang Rakyat”.

Gubernur Papua Tengah mengapresiasi inisiatif KADIN Papua Tengah dalam mendorong ruang dialog strategis antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.

“Agenda seperti ini sangat penting untuk terus dikembangkan, karena menjadi ruang bersama dalam merumuskan langkah-langkah strategis terkait pengelolaan sumber daya alam,” ujarnya.

Ia menegaskan, Papua Tengah memiliki potensi sumber daya alam yang sangat besar, khususnya di sektor pertambangan. Namun, potensi tersebut harus dikelola secara tepat agar benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Menurutnya, dari sisi regulasi, pemerintah telah memiliki dasar hukum yang cukup kuat, mulai dari undang-undang, peraturan pemerintah, hingga Peraturan Daerah Khusus (Perdasus). Meski demikian, diperlukan aturan turunan seperti peraturan gubernur untuk memastikan implementasi di lapangan berjalan efektif.

“Pengelolaan sumber daya alam tidak bisa dilakukan tanpa aturan yang jelas. Pemerintah berperan menciptakan regulasi, pelaku usaha menjalankan, dan masyarakat menjadi penerima manfaat. Ketiganya harus berjalan seimbang,” katanya.

Tumiran juga mengingatkan bahwa peningkatan PAD tidak boleh mengorbankan aspek lain, terutama lingkungan dan hak-hak masyarakat.

“Kita memang ingin meningkatkan pendapatan daerah, tetapi tidak boleh mengabaikan perlindungan lingkungan dan masyarakat. Semua harus diatur secara ketat dan seimbang,” ujarnya.

Ia menambahkan, diskusi tersebut diharapkan menghasilkan rekomendasi yang konstruktif dan dapat diimplementasikan secara nyata, bukan sekadar wacana.

“Kami berharap hasil diskusi ini dirumuskan secara matang, dengan kepala dingin, sehingga menghasilkan rekomendasi yang benar-benar bisa dilaksanakan,” katanya.

Pemprov Papua Tengah, lanjutnya, terbuka untuk menerima dan menindaklanjuti setiap rekomendasi yang dihasilkan dari forum tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola sumber daya alam di daerah.

Melalui forum ini, diharapkan terbangun sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mengelola potensi tambang rakyat secara berkelanjutan, guna mendorong kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di Papua Tengah. ***(papuatengahprov.go.id)

Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Gubernur Papua Tengah Resmi Buka Rakorwasda 2026, Tekankan Penguatan Pengawasan dan Akuntabilitas Anggaran

27 October 2026 - 14:24 WIT

DPRP Papua Tengah Berkomitmen Dorong Kamandirian Ekonomi bagi OAP

15 October 2026 - 17:58 WIT

Pemprov Papua Tengah Gelar Pendidikan Vokasi, Siapkan SDM OAP yang Kompeten dan Mandiri

15 October 2026 - 07:28 WIT

Buka Konferensi GKII Wilayah II Papua Tengah, Wagub Deinas Geley: Jaga Persatuan Umat

13 October 2026 - 22:05 WIT

TPP Bangkit Papua Tengah Jajaki Kerja Sama dengan Bank Papua

10 October 2026 - 14:35 WIT

Edukasi Pelajar, IMI Nabire Gencarkan Sosialisasi Keselamatan Berkendara ke Sekolah

10 October 2026 - 14:10 WIT

Trending di KABAR PAPUA TENGAH