Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR FREEPORT · 10 Jul 2026 16:24 WIT

Perluas Akses Air Bersih untuk Masyarakat, Freeport Hibahkan 11 KM Pipa ke Pemkab Mimika


					(Kiri ke kanan) Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong, Bupati Mimika Johannes Rettob, Director & EVP Sustainable Development PTFI Claus Wamafma, dan VP Government Relations PTFI Lenny Josephina saat meninjau lokasi Mile 34, Distrik Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, Kamis (9/7). (Foto dok: PTFI) Perbesar

(Kiri ke kanan) Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong, Bupati Mimika Johannes Rettob, Director & EVP Sustainable Development PTFI Claus Wamafma, dan VP Government Relations PTFI Lenny Josephina saat meninjau lokasi Mile 34, Distrik Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, Kamis (9/7). (Foto dok: PTFI)

KABARPAPUA.CO, Timika – PT Freeport Indonesia (PTFI) menghibahkan 11 kilometer pipa kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika untuk mempercepat pengembangan jaringan distribusi air bersih agar lebih banyak masyarakat menikmati air bersih yang aman dan berkelanjutan.

“Kami menyampaikan apresiasi atas terbangunnya kemitraan yang harmonis antara PT Freeport Indonesia dan Pemkab Mimika,” kata Bupati Mimika Johannes Rettob dalam sambutan pada acara serah terima hibah 1.724 pipa yang berlangsung di area Dataran Rendah Mile 34, Distrik Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, Kamis, 9 Juli 2026.

“Kolaborasi seperti inilah yang menjadi fondasi penting dalam mempercepat pembangunan infrastruktur, menjawab kebutuhan masyarakat, serta menciptakan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung oleh seluruh masyarakat,” kata Johannes menambahkan dalam siaran pers PTFI ke media di Papua, Kamis, 9 Juli 2026.

Penandatanganan BAST hibah pipa HDPE antara Pemkab Mimika dan PTFI oleh Kepala Dinas PUPR Mimika Inosensius Yoga Pribadi dan VP Government Relations PTFI Lenny Josephina, disaksikan Wabup Mimika Emanuel Kemong, Bupati Mimika Johannes Rettob, Director & EVP Sustainable Development PTFI Claus Wamafma, serta VP Operational Support PTFI Jim Dellinger di Mile 34, Distrik Kuala Kencana, Kamis
(9/7). (Foto dok: PTFI)

Director & EVP Sustainable Development PTFI Claus Wamafma mengatakan, kolaborasi PTFI dan Pemkab Mimika dalam pembangunan layanan air bersih sudah berjalan lama. Menurutnya, PTFI berkomitmen memastikan kolaborasi tersebut menghadirkan manfaat nyata melalui perluasan akses air bersih yang meningkatkan kualitas hidup masyarakat Mimika.

“Kerja sama ini telah berlangsung cukup lama dan merupakan salah satu dari berbagai bentuk kolaborasi yang dilakukan Freeport bersama pemerintah,” jelas Claus.

“Inisiatif ini juga menjadi bagian dari komitmen kami untuk terus berjalan berdampingan dengan Pemkab Mimika serta memberikan dukungan yang berkelanjutan, sehingga masyarakat dapat menikmati akses air bersih yang benar-benar layak dan aman untuk dikonsumsi,” kata Claus menambahkan.

Adapun serah terima ini ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) dilakukan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mimika Inosensius Yoga Pribadi dan Vice President Government Relations PTFI Lenny Josephina, disaksikan Bupati Mimika Johannes Rettob bersama jajaran manajemen PTFI.

Pipa yang dihibahkan merupakan pipa High-Density Polyethylene (HDPE) dengan berbagai ukuran yang akan digunakan Dinas PUPR untuk memperluas jaringan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dari Water Treatment Plant (WTP) 430 Kuala Kencana menuju Timika dan wilayah sekitarnya.

Tumpukan pipa HDPE hibah PTFI ke Pemkab Mimika di Mile 34, Distrik Kuala Kencana, Kamis (9/7/2026). (Foto dok: PTFI)

Detail Hibah Pipa HDPE:

  • HDPE Pipe PE100 PN16 SDR11 OD 250 mm (10 inch), panjang 6 meter: 1.285 batang.
  • HDPE Pipe 50 mm (2 inch), panjang 6 meter: 185 batang.
  • HDPE Pipe 75 mm (3 inch), panjang 6 meter: 250 batang.
  • HDPE Pipe 75 mm (3 inch), panjang 9 meter: 4 batang 

Program ini mendukung target Pemerintah Kabupaten Mimika untuk melayani hingga 50.000 sambungan rumah di akhir tahun 2027. Saat ini, sekitar 14.000 rumah tangga telah terhubung dengan jaringan layanan air bersih.

Kolaborasi penyediaan air bersih antara PTFI dan Pemerintah Kabupaten Mimika telah berlangsung sejak pembangunan WTP 430 di Kuala Kencana. Fasilitas yang dibangun PTFI dengan investasi sekitar Rp150 miliar tersebut memiliki dua unit pengolahan air, dua tangki penampung dengan kapasitas total 2,5 juta liter, serta empat unit pompa yang mampu menyuplai hingga 200 liter air bersih per detik.

”Penyediaan air bersih merupakan investasi bagi kesehatan, kualitas hidup, dan masa depan masyarakat. PTFI akan terus menjadi mitra pembangunan yang bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Mimika untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Claus.

Jajaran Pemkab Mimika dan PTFI berfoto bersama usai pelaksanaan serah terima hibah pipa HDPE di Mile 34, Distrik Kuala Kencana. (Foto dok: PTFI)

Tentang PT Freeport Indonesia (PTFI)

PT Freeport Indonesia (PTFI) merupakan perusahaan tambang mineral terkemuka, afiliasi dari Freeport-McMoRan Inc. (FCX) dan Mining Industry Indonesia (MIND ID). PTFI menjalankan kegiatan pertambangan, pengolahan, dan pemurnian mineral secara terintegrasi untuk menghasilkan katoda tembaga, emas, dan perak batangan. Melalui operasi hulu ke hilir, PTFI menjadi perusahaan tambang tembaga terintegrasi terbesar di dunia.

Kegiatan penambangan PTFI berlokasi di kawasan Grasberg, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, salah satu wilayah pegunungan terpencil dan ekstrem di dunia yang memiliki salah satu deposit tembaga dan emas terbesar. Proses pemurnian dilakukan di fasilitas smelter PTFI di Gresik, Jawa Timur, sebagai bagian dari komitmen perusahaan terhadap hilirisasi dan peningkatan nilai tambah mineral di dalam negeri.

PTFI tengah mengembangkan sejumlah tambang bawah tanah berskala besar dan berkadar tinggi di kawasan mineral Grasberg. Melalui pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan, penerapan teknologi canggih, dan standar keselamatan kelas dunia, PTFI berkomitmen untuk terus berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi nasional.***(Siaran Pers)

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

40 Mama-Mama Kamoro Ikuti Pelatihan Pengolahan Makanan Berbahan Pangan Lokal

19 June 2026 - 20:31 WIT

Freeport Dukung Keberlanjutan Ekosistem Pesisir Mimika

2 June 2026 - 17:59 WIT

Delapan Pemuda Suku Kamoro Lulus IPN, Siap Kerja di Industri Perhotelan   

12 May 2026 - 13:06 WIT

Rincian Lengkap Setoran Keuntungan Freeport untuk Wilayah Papua Tengah

9 May 2026 - 18:46 WIT

Sinergi Freeport-UNCEN Siapkan SDM Papua Berdaya Saing Global

8 May 2026 - 14:27 WIT

Antusiasme Tinggi, AI Ignition Buktikan Papua Tengah Siap Hadapi Transformasi Teknologi

4 May 2026 - 22:46 WIT

Trending di KABAR FREEPORT