KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-41 Gereja Protestan Indonesia (GPI) Papua kali ini mengangkat tema: “Gereja Teguh, Umat Tangguh, Menghadirkan Kristus di Tengah Krisis”. Perayaannya berlangsung sukacita dan rasa syukur, yang digelar di GPI Elim Abepura, Kota Jayapura, Papua, Senin, 25 Mei 2026.
“Tema ini menjadi pengingat agar umat tetap kuat dalam iman dan teguh dalam pelayanan di tengah tantangan sosial, ekonomi, dan kemanusiaan,” kata Ketua Panitia Hari Besar Gerejawi Klasis Jayapura, Mario Paskali Panggabean, di Kota Jayapura, Papua, Senin, 25 Mei 2026.
Mario juga menyampaikan, kepanitiaan dibentuk melalui SK Majelis Pekerja Klasis Jayapura No. 003/X/ORG tanggal 30 April 2026. “Saya menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak, seraya memohon maaf bila ada kekurangan dalam pelaksanaan,” katanya.
Perayaan HUT ke-41 ini bukan sekadar seremonial semata, melainkan momentum refleksi atas perjalanan panjang pelayanan gereja dalam mewartakan Injil, membangun persekutuan, dan menghadirkan kasih Kristus di tengah masyarakat Papua.

Ketua Klasis GPI Papua, Pdt Jefri I. Hindom mengatakan, usia 41 tahun bukan sekadar hitungan waktu, melainkan jejak doa, air mata, dan kesetiaan Tuhan yang menopang gereja dari generasi ke generasi.
Dalam sambutannya, Jefri mengutip Mazmur 46:2: “Allah itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan, sebagai penolong dalam kesesakan sangat terbukti”.
Jefri juga menegaskan, ketangguhan gereja lahir dari iman yang menyala, hati yang setia, dan umat yang loyal dalam pelayanan. Ia mengajak jemaat untuk konsisten menghadirkan kasih Kristus, memberitakan Injil melalui kehidupan, serta menjadi saksi di tengah masyarakat Papua.
Wali Kota Jayapura Abisai Rollo, turut memberikan apresiasi dan menyampaikan selamat atas HUT ke-41 GPI Papua yang bertepatan dengan perayaan Pentakosta kedua.
“Pentingnya menjaga kebersamaan lintas agama, suku, dan budaya di Kota Jayapura. Perbedaan bukan untuk memisahkan, tetapi menjadi kekuatan untuk menjaga kota ini,” ujar Abisai.
Abisai juga mengaitkan momen bersejarah 25 Mei dengan kebanggaan masyarakat Papua, termasuk Persipura, yang menjadi simbol kebersamaan dan semangat. “Perayaan HUT ke-41 GPI Papua menjadi bukti nyata karya Allah yang terus hidup di tengah umat-Nya,” terangnya.
Dukungan pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh adat, TNI-Polri, dan masyarakat menunjukkan bahwa gereja tetap menjadi rumah bersama yang kuat dalam iman, tangguh dalam pelayanan, dan menyala dalam kasih Kristus. ***(Imelda)


















