Menu ✖

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PAPUA TENGAH · 20 Apr 2026 23:10 WIT

Langkah Strategis Papua Tengah, Gandeng UNICEF Demi Pendidikan dan Kesehatan Anak


					Wakil Gubernur (Wagub) Papua Tengah Deinas Geley memastikan kerja sama pemerintah Indonesia dan UNICEF melalui Country Programme Action Plan (CPAP) 2026–2030 .Foto:ist Perbesar

Wakil Gubernur (Wagub) Papua Tengah Deinas Geley memastikan kerja sama pemerintah Indonesia dan UNICEF melalui Country Programme Action Plan (CPAP) 2026–2030 .Foto:ist

KABARPAPUA.CO, Jakarta – Wakil Gubernur (Wagub) Papua Tengah Deinas Geley memastikan kerja sama pemerintah Indonesia dan UNICEF melalui Country Programme Action Plan (CPAP) 2026–2030 akan difokuskan pada penguatan sektor pendidikan, kesehatan, dan pemenuhan gizi anak.

Deinas menyampaikan hal tersebut usai peluncuran CPAP yang berlangsung di Kementerian PPN/Bappenas, Menteng, Jakarta, Senin, 20 April 2026.

Menurutnya, penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tersebut menjadi langkah strategis dalam melanjutkan kerja sama yang sebelumnya sempat terhambat akibat pandemi COVID-19.

“UNICEF telah lama bekerja di Indonesia, namun beberapa program sempat terhenti. Dengan adanya MoU ini, kerja sama akan dilanjutkan dengan komitmen yang lebih kuat,” ujarnya.

Deinas menjelaskan, fokus utama program ini adalah membantu daerah tertinggal dalam mengatasi berbagai persoalan mendasar, seperti kemiskinan, kekurangan gizi, serta keterbatasan akses pendidikan dan layanan kesehatan bagi anak-anak. Program tersebut akan berjalan seiring dengan program prioritas pemerintah, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Kedua program ini saling mendukung, dengan fokus pada peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, dan pemenuhan gizi anak,” jelasnya.

Terlebih komitmen Pemerintah Provinsi Papua Tengah untuk memastikan seluruh anak mendapatkan akses pendidikan tanpa terkecuali.

Program CPAP dinilai sejalan dengan kebijakan pemerintah daerah, seperti program sekolah gratis dan penerapan sekolah sepanjang hari, yang turut didukung dengan penyediaan makanan bergizi bagi siswa.

Dalam implementasinya, kerja sama ini akan difokuskan pada 13 provinsi prioritas, terutama wilayah dengan tingkat pendidikan rendah, permasalahan gizi, serta tingkat kemiskinan yang masih tinggi.

Pemerintah pusat melalui kementerian terkait juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Sinergi antara pemerintah, UNICEF, dan berbagai pihak diharapkan mampu memperkuat pelaksanaan program di lapangan.

Selain itu, Deinas juga menyoroti pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama sebagai fondasi utama keberhasilan pembangunan.

“Jika persatuan terjaga, maka program akan berjalan dengan baik. Namun jika terjadi perpecahan, hal itu justru dapat menghambat,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, para gubernur dari berbagai daerah turut menyampaikan dukungan terhadap kerja sama ini.

Mereka menilai kehadiran UNICEF sangat penting, mengingat lembaga tersebut telah lama berkontribusi langsung dalam pembangunan sektor pendidikan, kesehatan, penyediaan air bersih, serta pemenuhan gizi masyarakat, khususnya di daerah 3T.

“UNICEF bekerja hingga ke daerah terpencil, melakukan survei, dan membangun sesuai kebutuhan masyarakat. Ini sangat membantu pemerataan pembangunan,” ujarnya.

“Dengan sinergi yang kuat, kami optimistis program ini akan berjalan baik dan mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045,” katanya. *** (Rls)

Artikel ini telah dibaca 89 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Gubernur Papua Tengah Resmi Buka Rakorwasda 2026, Tekankan Penguatan Pengawasan dan Akuntabilitas Anggaran

27 October 2026 - 14:24 WIT

DPRP Papua Tengah Berkomitmen Dorong Kamandirian Ekonomi bagi OAP

15 October 2026 - 17:58 WIT

Pemprov Papua Tengah Gelar Pendidikan Vokasi, Siapkan SDM OAP yang Kompeten dan Mandiri

15 October 2026 - 07:28 WIT

Buka Konferensi GKII Wilayah II Papua Tengah, Wagub Deinas Geley: Jaga Persatuan Umat

13 October 2026 - 22:05 WIT

TPP Bangkit Papua Tengah Jajaki Kerja Sama dengan Bank Papua

10 October 2026 - 14:35 WIT

Edukasi Pelajar, IMI Nabire Gencarkan Sosialisasi Keselamatan Berkendara ke Sekolah

10 October 2026 - 14:10 WIT

Trending di KABAR PAPUA TENGAH