Menu ✖

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 28 Oct 2026 20:31 WIT

Warga Sipil Ditikam di Dekai, Keterlibatan KKB Diselidiki


					Korban penikaman di dekai Yahukimo. Foto: Satgas Damai Cartenz Perbesar

Korban penikaman di dekai Yahukimo. Foto: Satgas Damai Cartenz

KABARPAPUA.CO, Yahukimo–  Warga sipil berinisial H, berumur 35 tahun ditikam orang tak dikenal di Jalan Sosial Kali Bonto, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Selasa 27 Oktober 2026, sekitar pukul 18.00 WIT.

Peristiwa bermula ketika korban mendatangi sebuah kios untuk mentransfer uang. Setelah menyelesaikan transaksi dan hendak berdiri, korban diserang oleh orang tidak dikenal (OTK) dari arah belakang menggunakan benda tajam yang mengenai punggung sebelah kanan.

Korban sempat berteriak meminta pertolongan dan berlari menuju rumah. Seorang saksi yang berada di sekitar rumah korban menemukan korban dalam kondisi terluka dan membawanya ke RSUD Dekai untuk mendapatkan penanganan medis. Saat dibawa ke rumah sakit, korban berada dalam kondisi sadar.

Wakasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, AKBP Andria menjelaskan berdasarkan keterangan awal, pelaku diduga berjumlah satu orang dan melarikan diri ke arah permukiman Jalur I, Distrik Dekai setelah melakukan penikaman. 

“Penyidik masih mendalami identitas pelaku dan motif di balik kejadian tersebut, serta mendalami dugaan keterkaitan dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap XVI Yahukimo pimpinan Kopi Tua Heluka. Namun, dugaan tersebut masih memerlukan pendalaman dan pembuktian,” katanya.

Perkara tersebut tercatat dalam Laporan Polisi Nomor LP/B/58/X/2026/SPKT/Polres Yahukimo/Polda Papua, tertanggal 27 Oktober 2026. 

Pihaknya meminta masyarakat tidak terburu-buru mengambil kesimpulan dan tetap menunggu hasil penyelidikan kepolisian.

“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang, tidak terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, serta turut membantu proses pengungkapan kasus dengan menyampaikan informasi yang relevan kepada kepolisian,” katanya.

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Faizal Ramadhani menjelaskan penyelidikan harus dilakukan secara menyeluruh dan berdasarkan fakta serta alat bukti yang sah untuk mengungkap identitas pelaku, motif penyerangan, dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Ardiansyah Daulay mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Yahukimo serta mempercayakan penanganan perkara kepada aparat penegak hukum. *** (Rls/Katharina)

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Kapolres Kepulauan Yapen Ajak Pemuda Jaga Persatuan

28 October 2026 - 19:57 WIT

Polisi Tangkap Terduga Penganiayaan Bule Belanda di Manokwari

28 October 2026 - 16:12 WIT

Sasar Pelanggaran Lalu Lintas, Polres Waropen Gelar Operasi Patuh Cartenz 2026

27 October 2026 - 21:12 WIT

Sidak dan Penertiban di SPBU, Satreskrim Polres Biak Numfor Amankan 12 Sepeda Motor

27 October 2026 - 10:47 WIT

Akhir Pelarian Buronan Pelaku Penembakan Karyawan Freeport

26 October 2026 - 21:43 WIT

Cara Polres Biak Numfor Cegah Penimbunan BBM Subsidi

26 October 2026 - 21:22 WIT

Trending di PERISTIWA