Menu ✖

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 10 Sep 2025 21:43 WIT

Tokoh Masyarakat Imbau Warga Jayawijaya Tetap Tenang


					Tokoh masyarakat Distrik Ibele, Linus Hiluka. (IST) Perbesar

Tokoh masyarakat Distrik Ibele, Linus Hiluka. (IST)

KABARPAPUA.CO, Wamena – Tokoh masyarakat asal Distrik Ibele, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Linus Hiluka, mengimbau warga Kabupaten Jayawijaya untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi terkait isu penolakan penempatan TNI non organik di wilayah Jayawijaya, khususnya Distrik Ibele, Walaik, dan Taelarek.

Dalam keterangannya, Linus menjelaskan, aspirasi masyarakat mengenai penolakan pasukan non organik telah disampaikan melalui aksi demonstrasi, audiensi, dan tatap muka bersama DPRD Jayawijaya sebelumnya. 

Saat ini, kata Linus, Tim Panitia Khusus (Pansus) DPR RI sedang memproses aspirasi tersebut dan diharapkan untuk tetap menjaga Kamtibmas hingga hasilnya nanti diketahui oleh masyarakat Jayawijaya kembali.

“Saya mengimbau masyarakat Jayawijaya, khususnya Distrik Ibele dan sekitarnya, untuk bersabar menunggu hasil proses di DPR RI. Kita hormati jalur yang sedang ditempuh tim Pansus. Jika nanti hasilnya tidak memuaskan, kita akan duduk bersama dan membahas langkah selanjutnya,” jelas Linus.

Linus menyoroti potensi provokasi dari pihak-pihak tertentu yang memanfaatkan situasi memanas di Wamena, termasuk permasalahan pergantian kepala kampung dan isu sosial lainnya. 

Linus menekankan agar masyarakat tidak terjebak dalam situasi yang dapat memicu konflik dan tetap menjaga stabilitas keamanan di Jayawijaya. “Kita jangan terpancing emosi. Aspirasi harus disalurkan dengan baik, tanpa menimbulkan kerusuhan. Kita tunggu proses di Jakarta selesai, baru kita ambil sikap bersama,” terangnya.

Dengan adanya imbauan ini, kata Linus, masyarakat diharapkan menahan diri dan terus menjaga kondusifitas wilayah Jayawijaya sambil menunggu keputusan pemerintah pusat terkait keberadaan pasukan TNI non organik di daerah Kabupaten Jayawijaya. ***(Advertorial)

Artikel ini telah dibaca 104 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Hari Ketiga Operasi Patuh Cartenz 2026, Polres Kepulauan Yapen Jaring 49 Kendaraan

29 October 2026 - 23:28 WIT

Yonif TP 909 KRP Pererat Silaturahmi dengan Jemaat Gereja Alfa-Omega Panduami

29 October 2026 - 22:45 WIT

Warga Sipil Ditikam di Dekai, Keterlibatan KKB Diselidiki

28 October 2026 - 20:31 WIT

Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Kapolres Kepulauan Yapen Ajak Pemuda Jaga Persatuan

28 October 2026 - 19:57 WIT

Polisi Tangkap Terduga Penganiayaan Bule Belanda di Manokwari

28 October 2026 - 16:12 WIT

Sasar Pelanggaran Lalu Lintas, Polres Waropen Gelar Operasi Patuh Cartenz 2026

27 October 2026 - 21:12 WIT

Trending di PERISTIWA