Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PAPUA TENGAH · 22 Oct 2025 13:16 WIT

Terobosan Pendidikan, Gubernur Papua Tengah Siapkan Guru Mapega 3T


					Pembekalan guru Mapega 3T Papua Tengah. Foto: Humas PPT Perbesar

Pembekalan guru Mapega 3T Papua Tengah. Foto: Humas PPT

KABARPAPUA.CO, Nabire– Terobosan untuk pendidikan di Provinsi Papua Tengah terus dilakukan oleh Gubernur Meki Nawipa. Kali ini, perekrutan guru dengan nama Mapega akan ditempatkan di daerah 3T yakni tertinggal, terdepan dan terluar. 

Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa berharap guru Mapega yang telah direkrut sebanyak 276 orang bisa berperilaku jujur, berani dan memiliki integritas sebagai pendidik. 

Kata Gubernur Meki, harusnya untuk perekrutan guru dilakukan oleh jajaran bupati, hanya saja dirinya ingin pendidikan di Papua Tengah bergerak secara nyata, termasuk mewujudkan pendidikan gratis, hingga sekolah sepanjang hari.

“Hanya di Papua Tengah saja, guru-guru direkrut oleh gubernur. Kalau tidak ada rotan akarpun jadi untuk kepentingan masa depan generasi penerus,” kata Gubernur Nawipa saat membuka pembekalan bagi 276 guru Mapega di Kantor Gubernur Papua Tengah, Selasa 21 Oktober 2025.

Gubernur mengajak para guru dan sarjana yang berasal dari Papua untuk menjadi agen perubahan dan tidak larut dalam sistem yang korup. Ia pun mengajak seluruh peserta kegiatan untuk menjadi cahaya bagi tanah Papua Tengah.

Pembekalan guru Mapega 3T Papua Tengah. Foto: Humas PPT

“Terang itu harus dimulai dari pinggiran, dari gunung, dari pesisir, dari rumah, dari diri sendiri. Kita sendiri yang bisa tolong kita punya orang. Tidak ada orang dari luar yang akan datang selamatkan kita,” ujarnya.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Plt Kadisdikbud) Provinsi Papua Tengah, Nurhaida Meki Nawipa menjelaskan program Mapega 3T  merupakan bagian dari visi Gubernur Papua Tengah untuk menghadirkan dan mengembangkan pendidikan di daerah-daerah 3T, yakni terluar, terjauh, dan tertinggal.

‎Guru-guru Mapega yang direkrut sudah disesuaikan dengan distrik asal masing-masing, sehingga tidak ada alasan untuk tidak melaksanakan tugas di tempat penempatan.

‎“Setelah pembekalan selesai, kami berharap para guru langsung kembali ke distrik masing-masing dan menjalankan tugas dengan sungguh-sungguh,” ujarnya.

‎Program ini dirancang untuk berjalan selama tiga bulan, dan kelanjutannya pada tahun 2026 sangat bergantung pada komitmen para guru dalam menjalankan tugasnya.

‎“Ini adalah kesempatan bagi kita semua membuktikan kesungguhan sebagai anak dan orang Papua yang ingin membantu sesama,” katanya. *** (rilis)

Artikel ini telah dibaca 65 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

DP3AKB Papua Tengah Gelar Sosialisasi Kesehatan Reproduksi Berbasis Kearifan Budaya 

1 May 2026 - 14:58 WIT

Ratusan Warga Nabire Rayakan Hari Integrasi dengan Pawai Merah Putih 

1 May 2026 - 14:35 WIT

Pembukaan Tujuh Dapur SPPG di Nabire Terpaksa Dijadwalkan Ulang 

25 April 2026 - 21:45 WIT

Gubernur Meki Nawipa: Pesantren jadi Pusat Pembinaan Moral untuk Papua Tengah Bermartabat

25 April 2026 - 10:54 WIT

Akses Makin Mudah, Batik Air Jawab Konektivitas Papua Tengah

23 April 2026 - 12:13 WIT

Bupati Paniai Serahkan Bantuan Solar Cell untuk Desa Terpencil

21 April 2026 - 23:36 WIT

Trending di KABAR PAPUA TENGAH