KABARPAPUA.CO, Serui– Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen bersama WWF Indonesia Program Papua melakukan kerja sama untuk memperkuat perlindungan lingkungan hidup dan pembangunan berkelanjutan. Kerja sama ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di Ruang Rapat Sekda, Selasa 5 Mei 2026.
Kesepakatan ini menjadi langkah strategis kedua pihak dalam menjaga keanekaragaman hayati, memperkuat pengelolaan sumber daya alam, serta mendorong pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan.
Pimpinan WWF Indonesia Program Papua, Wika A. Rumbiak mengatakan, kerja sama ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam menjaga ekosistem di wilayah Kepulauan Yapen.
“Kerja sama akan ditindaklanjuti melalui perjanjian kerja sama (PKS) dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait agar program yang dirancang dapat berjalan lebih teknis dan tepat sasaran,” jelasnya.
Kabupaten Kepulauan Yapen dikenal sebagai wilayah strategis di Tanah Papua yang memiliki kekayaan sumber daya alam melimpah, baik di darat maupun laut, serta keanekaragaman hayati yang tinggi. Selain itu, kekuatan sosial budaya masyarakat adat di daerah ini masih terjaga dengan baik.
Meski demikian, sejumlah tantangan lingkungan masih dihadapi, mulai dari tekanan terhadap ekosistem, perubahan tata guna lahan, hingga pemanfaatan sumber daya perikanan dan kelautan yang perlu dikelola secara berkelanjutan.

Wakil Bupati Kepulauan Yapen, Roi Palunga memastikan kerja sama ini merupakan bentuk komitmen nyata pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup dan menjadi langkah strategis untuk memastikan pembangunan di Kabupaten Kepulauan Yapen berjalan secara berkelanjutan.
“Kekayaan sumber daya alam daerah harus dijaga sebagai amanah bagi generasi saat ini dan mendatang dan kami berharap dapat memperkuat kapasitas pemerintah daerah dalam pengelolaan sumber daya alam secara bijaksana, termasuk perlindungan keanekaragaman hayati, pengelolaan kawasan konservasi, serta pemberdayaan masyarakat lokal,” ujarnya.
Pemerintah daerah Kepulauan Yapen berkomitmen mendorong pembangunan yang memperhatikan keseimbangan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi. Sinergi dengan berbagai pihak, termasuk lembaga mitra seperti WWF Indonesia, dinilai menjadi kunci untuk mencapai tujuan tersebut.
“Kami berharap kerja sama ini melahirkan program nyata yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus menjaga kelestarian ekosistem di daerah ini,” ucapnya. *** (Ainun Faathirjal)


















