Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 10 Mar 2026 12:24 WIT

Siklon Tropis 95W di Samudra Pasifik Utara Papua Pemicu Gelombang Tinggi hingga 4 Meter


					Ilustrasi gelombang tinggi. Foto: Net Perbesar

Ilustrasi gelombang tinggi. Foto: Net

KABARPAPUA.CO, Jakarta– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini potensi gelombang tinggi yang akan melanda sejumlah perairan Indonesia mulai 10 hingga 13 Maret 2026. Fenomena ini dipicu oleh aktivitas Bibit Siklon Tropis 95W di Samudra Pasifik Utara Papua.

Kehadiran Bibit Siklon Tropis 95W di koordinat 11.7∘ LU dan 139.7∘ BT memicu peningkatan kecepatan angin yang signifikan:

  • Wilayah Utara: Angin bergerak dari Barat Laut – Timur Laut (5–20 knot).
  • Wilayah Selatan: Angin bergerak dari Barat Daya – Barat Laut (6–30 knot).
  • Area Angin Terkencang: Samudra Hindia selatan Jawa Timur hingga NTT, Laut Sumbawa, Laut Flores, Laut Banda, dan Laut Arafuru.

Ketinggian Gelombang

BMKG membagi wilayah terdampak ke dalam dua kategori berdasarkan ketinggian gelombang:

1. Gelombang Sedang (1,25 – 2,5 Meter)

Berpeluang terjadi di:

  • Selat Malaka bagian utara & Laut Natuna Utara.
  • Samudra Hindia barat Aceh hingga Lampung.
  • Samudra Hindia selatan Banten hingga DI Yogyakarta & NTT.
  • Laut Jawa (Barat, Tengah, Timur), Laut Flores, dan Laut Sumbawa.
  • Selat Makassar bagian selatan, Laut Sulawesi, Laut Maluku, Laut Banda.
  • Laut Arafuru bagian timur.

2. Gelombang Tinggi (2,5 – 4,0 Meter)

Waspada ekstra untuk wilayah berikut:

  • Samudra Hindia selatan Jawa Timur, Bali, dan NTB.
  • Samudra Pasifik utara Maluku hingga Papua (Papua Barat Daya & Papua Barat).
  • Laut Arafuru bagian barat dan tengah.

Himbauan Keselamatan Pelayaran

BMKG menegaskan bahwa kondisi ini berisiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran. Mohon perhatikan batas aman armada berikut:

Peringatan: Masyarakat yang tinggal atau beraktivitas di pesisir sekitar area terdampak diminta untuk tetap waspada dan terus memantau pembaruan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG. *** (BMKG)

Artikel ini telah dibaca 90 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Tim SAR Masih Lakukan Pencarian Lima Orang Hilang Saat Menyeberang Serui-Waropen

25 August 2026 - 09:27 WIT

Kisah Penemuan Bayi Dalam Selokan di Serui

25 August 2026 - 07:37 WIT

Polres Kepulauan Yapen Peringati Hari Juang Polri, Teguhkan Semangat Pengabdian kepada Masyarakat

23 August 2026 - 10:18 WIT

Rombongan Patroli Polsek Ilu Diberondong Tembakan di Tolikara, Satu Personel Terluka

21 August 2026 - 17:59 WIT

Pasutri Asal Tiongkok Ditangkap Imigrasi Papua, Ini Daftar Pelanggarannya

21 August 2026 - 01:16 WIT

Sukacita dari Lapas Serui pada Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia

18 August 2026 - 17:58 WIT

Trending di PERISTIWA