KABARPAPUA.CO, Serui– Bangunan SD Soromasen dan Puskesmas Yobi, hingga rumah dinas tenaga kesehatan di Kampung Yobi dan Kampung Soromasen Distrik Yapen Utara, Kabupaten Kepulauan Yapen tak lagi layak digunakan.
Padahal kedua fasilitas umum ini adalah fasilitas dasar yang harus dipenuhi oleh pemerintah, guna kesejahteraan masyarakat.
“Kondisi sekolah dan puskesmas sangat memprihatinkan dan menjadi prioritas untuk segera diperbaiki,” kata Wakil Ketua Komisi C DPRK Kepulauan Yapen, Rian Hendrik, usai meninjau fasilitas dasar tersebut pada Rabu 25 Februari 2026.
Dirinya mengklaim kerusakan infrastruktur tidak hanya menghambat proses belajar mengajar bagi siswa, tetapi juga berpotensi menurunkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Distrik Yapen Utara.
“Tanpa dukungan bangunan yang memadai, tenaga medis maupun tenaga pendidik akan kesulitan menjalankan tugas secara optimal,” katanya.
Selain persoalan bangunan, dari hasil kunjungan tersebut juga terungkap adanya kekurangan tenaga kesehatan, seperti bidan dan apoteker, serta persoalan pembebasan lahan untuk pengembangan Puskesmas.
Rian memastikan Komisi C DPRK Kepulauan Yapen akan mendorong pemerintah daerah untuk memberikan perhatian serius terhadap berbagai persoalan tersebut.
“Kami akan mengawal persoalan ini agar masuk dalam skala prioritas pembangunan dan mendapat alokasi anggaran yang tepat,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersinergi dalam memperbaiki infrastruktur pendidikan dan kesehatan di wilayah tersebut, demi meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat. *** (Ainun Faathirjal)

















