Menu ✖

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 10 Sep 2026 23:07 WIT

Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 Ungkap Perkembangan Kasus Penembakan 3 ASN Jayawijaya


					Saat polisi melakukan olah TKP dan menemukan sejumlah barang bukti. (Foto dok: Satgas Operasi Damai Cartenz 2026) Perbesar

Saat polisi melakukan olah TKP dan menemukan sejumlah barang bukti. (Foto dok: Satgas Operasi Damai Cartenz 2026)

KABARPAPUA.CO, Jayapura – Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz 2026 mengungkap perkembangan kasus penembakan terhadap tiga warga sipil yang merupakan ASN Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, yang terjadi pada Rabu, 9 September 2026.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Polisi Yusuf Sutejo saat diwawancarai Kamis, 10 September 2026 mengatakan, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas menemukan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan peristiwa penembakan tersebut.

“Dari hasil olah TKP, kami dapati barang bukti yang ada di TKP, yakni tiga selongsong, di antaranya dua berukuran 5,56 milimeter. Ini amunisi dari senjata api laras panjang. Lalu satu selongsong kaliber 9 milimeter, ini adalah amunisi dari senjata api laras pendek,” jelas Yusuf.

Selain selongsong, kata Yusuf, petugas juga menemukan jejak darah yang tertinggal di lokasi kejadian. Temuan tersebut menjadi bagian dari proses penyelidikan untuk mengungkap rangkaian peristiwa penembakan.

Menurut Yusuf, dalam perkembangan penyelidikan, Polisi juga telah memeriksa saksi korban yang selamat. Dari keterangan yang diperoleh, penyidik telah mendapatkan informasi mengenai ciri-ciri terduga pelaku.

“Dari hasil pendalaman kami, sudah dilakukan pemeriksaan terhadap saksi korban yang selamat dan diambil keterangan di Polres Jayawijaya. Kami sudah mendapatkan ciri-ciri pelaku dan kami sudah kantongi ciri-cirinya. Tim sudah melakukan pengejaran,” jelas Yusuf.

Berdasarkan keterangan awal saksi, kata Yusuf, kelompok yang diduga melakukan penembakan tersebut berjumlah sekitar delapan orang. Mereka disebut membawa dua pucuk senjata api laras panjang.

“Sementara untuk senjata api laras pendek, saksi belum dapat memastikan keberadaannya dan polisi masih mendalami berdasarkan temuan selongsong di TKP. Tentunya kami kejar dan semoga kami bisa dapat, karena identitas pelaku sudah kami kantongi,” ujarnya.

Yusuf juga menegaskan, Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 terus melakukan pengejaran terhadap pihak yang diduga terlibat dalam kasus tersebut. Ia menyebut kelompok tersebut sebagai kelompok kriminal bersenjata.

Sementara itu, terkait perkembangan pemulangan jenazah korban, satu jenazah atas nama WB telah diberangkatkan menuju kampung halamannya di Kupang.

“Dari Wamena transit di Jayapura, Sentani, lalu malam ini berangkat ke Makassar. Selanjutnya dari Makassar ke Jakarta dulu. Tengah malam nanti pukul 02.00 dini hari akan diberangkatkan ke Kupang, ke Bandara El Tari, dan direncanakan besok pagi sekitar pukul 07.00 waktu setempat akan tiba di bandara,” jelas Yusuf.

Dari hasil olah TKP, didapati barang bukti selongsong peluru. (Foto dok: Satgas Operasi Damai Cartenz 2026)

Untuk dua jenazah korban lainnya, kata Yusuf, keduanya masih berada di Jayawijaya dan direncanakan diberangkatkan menuju kampung halaman masing-masing. Satu jenazah akan dipulangkan ke Maumere dan satu lainnya ke Toraja.

Dalam kesempatan tersebut, Kasatgas Humas juga mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di Kabupaten Jayawijaya, untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi.

“Kami mengimbau agar masyarakat tetap tenang. Karena Operasi Kepolisian Damai Cartenz kita telah menambah pasukan yang ada di Kabupaten Jayawijaya. Sudah kita dorong tadi dari Timika dan bergeser kurang lebih ada 50 personel,” ungkapnya.

Penambahan personel tersebut dilakukan untuk mendukung upaya kepolisian dalam mengungkap kasus dan mengejar pihak yang diduga sebagai pelaku penembakan.

Kasatgas Humas juga meminta masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan maupun identitas terduga pelaku agar menyampaikannya kepada aparat kepolisian.

“Manakala ada masyarakat yang punya informasi terkait dengan hal tersebut, bisa disampaikan ke aparat Kepolisian dan kita jamin kerahasiaan dari pemberi informasi ini, agar kasus ini dapat segera kita ungkap dan kita tangkap para pelaku,” pungkasnya.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Polisi Faizal Ramadhani mengatakan, pihaknya bersama Polres Jayawijaya terus mendalami kasus tersebut berdasarkan hasil olah TKP, keterangan saksi, dan barang bukti yang ditemukan.

“Penyelidikan dan penyidikan terus kami lakukan untuk mengungkap perkara ini secara terang dan mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” kata Faizal.

Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Polisi Adarma Sinaga mengimbau masyarakat di Kabupaten Jayawijaya untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.

“Kami mengajak masyarakat bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif serta menyampaikan kepada kepolisian apabila memiliki informasi yang dapat membantu pengungkapan kasus ini,” ujar Wakaops Damai Cartenz-2026. ***(Siaran Pers)

Artikel ini telah dibaca 89 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Hari Ketiga Operasi Patuh Cartenz 2026, Polres Kepulauan Yapen Jaring 49 Kendaraan

29 October 2026 - 23:28 WIT

Yonif TP 909 KRP Pererat Silaturahmi dengan Jemaat Gereja Alfa-Omega Panduami

29 October 2026 - 22:45 WIT

Warga Sipil Ditikam di Dekai, Keterlibatan KKB Diselidiki

28 October 2026 - 20:31 WIT

Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Kapolres Kepulauan Yapen Ajak Pemuda Jaga Persatuan

28 October 2026 - 19:57 WIT

Polisi Tangkap Terduga Penganiayaan Bule Belanda di Manokwari

28 October 2026 - 16:12 WIT

Sasar Pelanggaran Lalu Lintas, Polres Waropen Gelar Operasi Patuh Cartenz 2026

27 October 2026 - 21:12 WIT

Trending di PERISTIWA