Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR KEPULAUAN YAPEN · 15 Jan 2024 20:54 WIT

Sanggar Sekolah Minggu GKI Marturia Dibangun, Pj Bupati Yapen Janji Bantu Rp100 Juta


					Penjabat Bupati Kepulauan Yapen, Welliam Manderi meletakan batu pertama pembangunan Sanggar Sekolah Minggu GKI Marturia di Kampung Mariorotu, Distrik Kosiwo, Senin 15 Januari 2024. (KabarPapua.co/Ainun Faathirjal) Perbesar

Penjabat Bupati Kepulauan Yapen, Welliam Manderi meletakan batu pertama pembangunan Sanggar Sekolah Minggu GKI Marturia di Kampung Mariorotu, Distrik Kosiwo, Senin 15 Januari 2024. (KabarPapua.co/Ainun Faathirjal)

KABARPAPUA.CO, Serui – Penjabat Bupati Kepulauan Yapen, Welliam Manderi meletakan batu pertama pembangunan Sanggar Sekolah Minggu GKI Marturia di Kampung Mariorotu, Distrik Kosiwo, Senin 15 Januari 2024.

Peletakan batu pertama tanda mulai pembangunan diawali oleh Ketua Badan Pekerja Klasis Yepen Selatan. Setelah itu Pj Bupati Welliam Manderi dan perwakilan masyarakat Kampung Mariorotu.

Peletakan batu pertama pembangunan Sanggar Sekolah Minggu Gereja Marturia juga dirangkaian dengan peresmian kios unit gereja. Pembangunan kios ini memakan waktu kurang lebih 7 bulan kerja.

Penjabat Bupati Kepualaun Yapen, Welliam Manderi mengaku bangga dengan semangat jemaat Gereja Marturia. Dia pun menyatakan akan membantu dana Rp100 juta untuk pembangunan sanggar sekolah minggu tersebut.

Penjabat Bupati Kepulauan Yapen, Welliam Manderi meninjau kios jemaat GKI Marturia di Kampung Mariorotu, Distrik Kosiwo, Senin 15 Januari 2024. (KabarPapua.co/Ainun Faathirjal)

Tak hanya itu, Welliam Manderi juga akan membantu mengisi kios jemaat sesuai kebutuhan masyarakat. “Meskipun gedung gereja ini kecil, namun umat yang hadir lebih dari ukuran gereja ini. Niat baik untuk membangun satu gedung yang representatif semoga Tuhan mudahkan,” ucapnya.

Welliam Manderi berharap agenda ini bukan sebagai seremonial belaka, melainkan untuk meningkatkan iman dalam segala aktivitas sehari-hari. “Ini momentum terbangunnya semangat jemaat untuk meneruskan perjuangan para pejuang injil yang masuk ke tanah Papua,” katanya.

Dia juga berpesan kepada masyarakat untuk tidak melakukan tindakan yang dapat menghambat pembangunan dan pelayanan publik atau aset pemerintah. Sebab, tindak menghambat pembangunan akan merugikan banyak orang.

“Selamat memulai pembangunan gedung sanggar sekolah minggu GKI Marturia. Semoga terus terjalin kebersamaan dan kekompakan antar warga jemaat,” harapnya. *** (Ainun Faathirjal)

Artikel ini telah dibaca 143 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Tok! DPRK Yapen Setujui Pertanggungjawaban APBD 2025 dan Penghapusan Aset Daerah 

15 August 2026 - 16:30 WIT

Pesan Tegas BKPSDM Yapen ke CPNS: Jangan Anggap Sepele Latsar

14 August 2026 - 23:12 WIT

Alasan Rian Hendrik Dukung Warga Sawenui Kembangkan Padi Ladang

14 August 2026 - 22:11 WIT

Temuan BPK dan Penghapusan Aset Rp235,9 Miliar Jadi Sorotan Rapat Paripurna DPRK Yapen

14 August 2026 - 21:40 WIT

Kunjungi GKI Getsemani Mawei, Tonny Tesar dan Rian Hendrik Bantu Semen

12 August 2026 - 18:36 WIT

Pantau Pembangunan Kampung Nelayan Ketuapi, Tonny Tesar Soroti Kondisi Jembatan

11 August 2026 - 19:48 WIT

Trending di KABAR KEPULAUAN YAPEN