KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura– Pemerintah Provinsi Papua memastikan stok energi, baik BBM maupun LPG, dalam kondisi aman menjelang Ramadan dan Idul Fitri 2026.
Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Setda Papua, Setyo Wahyudi menjelaskan pentingnya koordinasi lintas pihak untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi masyarakat pada periode tersebut.
“Secara keseluruhan aman, tetapi kerja sama tetap harus dijalankan. Kita belum tahu jika nanti ada program pemerintah seperti mudik gratis, tentu kami mohon dukungan Pertamina seperti tahun-tahun sebelumnya,” ujar Setyo usai melakukan sidak di Kantor Pertamina.
Selain kebutuhan masyarakat, Setyo meminta distribusi BBM tidak hanya terfokus pada momentum Ramadan dan Lebaran, tetapi juga mengantisipasi tambahan kebutuhan untuk operasional alat berat dalam pembukaan lahan pertanian.
“Penambahannya mungkin tidak terlalu besar, tetapi tetap perlu diantisipasi agar tidak mengganggu kebutuhan masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Papua Maluku Pertamina Patra Niaga, Ispiani Abbas memastikan pihaknya telah membentuk Satgas Ramadan dan Idul Fitri untuk menjaga ketahanan stok energi.
Pasokan BBM di Papua didukung oleh tiga terminal utama: Integrated Terminal Jayapura, Terminal BBM Serui, dan Terminal BBM Biak.
Ketahanan stok gasoline dan gasoil saat ini berada di atas 12 hari, sementara LPG bahkan lebih aman dengan ketahanan hampir dua bulan. *** (Imelda)


















