KABARPAPUA.CO, Nabire – Semangat para pecinta kopi tanah Papua Tengah kembali membara. Ajang bergengsi Lomba Putar Kopi Seri 2 resmi dibuka. Ajang ini mempertemukan para barista terbaik di Nabire untuk memperebutkan gelar juara dan pengakuan atas kualitas seduhan mereka.
Setelah sukses besar pada seri pertama, gelaran kali ini tampil lebih kompetitif. Dengan berfokus pada teknik dasar, Lomba Putar Kopi Seri 2 menantang para peserta untuk lebih bereksperimen dengan profil rasa dan teknik ekstraksi yang lebih kompleks.
Beberapa kategori utama yang diperlombakan meliputi Brewing Championship, yaitu adu ketangkasan manual brew dengan biji kopi pilihan dari tanah Papua dan juga latte art, pertarungan estetika visual di atas cangkir.
Ketua Panitia Penyelenggara Lomba Putar Kopi Seri 2, Atila Agil mengatakan, tujuan utama seri kedua ini bukan sekadar mencari pemenang, melainkan membangun ekosistem kopi yang lebih solid sesuai tema Lomba Putar Kopi Seri 2: Plant and Plan.
“Kami ingin melihat bagaimana para barista tidak hanya bisa menyeduh, tapi juga bercerita tentang pendewasaan rasa dari sebuah tanaman yang bernama kopi,” jelas Atila, Senin, 16 Maret 2026.
Menurut Atila, tak hanya kompetisi, para pengunjung juga akan dimanjakan dengan teknik menyeduh kopi profesional.
Kegiatan dijadwalkan akan berlangsung pada 26 – 29 Maret 2026, berlokasi di Kedai Kopi Komoke di Jalan Merdeka, Nabire. Lomba ini akan diikuti 24 peserta dengan mengundang juri kompeten asal Papua induk dan juga juri lokal.
“Kami juga gratiskan pendaftaran untuk barista orang asli Papua (OAP), namun sangat disayangkan belum ada yang mendaftar hingga penutupan pendaftaran kemarin. Kami harap tahun depan bisa banyak barista OAP yang dapat mengambil bagian,” jelasnya. ***(Agies Pranoto)


















