Menu ✖

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 30 Jul 2026 18:17 WIT

Penumpang KM Sabuk Nusantara 75 Dilaporkan Jatuh dalam Pelayaran Lobo-Poumako


					Plh Kepala Cabang PT Pelni Kaimana, Cosmas Kornelis Toko. (KabarPapua.co/Yosias Wambrauw) Perbesar

Plh Kepala Cabang PT Pelni Kaimana, Cosmas Kornelis Toko. (KabarPapua.co/Yosias Wambrauw)

KABARPAPUA.CO, Kaimana – Seorang penumpang KM Sabuk Nusantara 75 dilaporkan jatuh dari atas kapal saat kapal perintis ini bertolak dari Pelabuhan Kampung Lobo di Kabupaten Kaimana menuju ke Poumako, Timika.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Cabang PT Pelni Kaimana, Cosmas Kornelis Toko yang dikonfirmasi KabarPapua.co diruang kerjanya, Rabu 29 Juli 2026 membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Cosmas mengaku, pihak Pelni Kaimana mengetahui peristiwa itu setelah menerima Berita Acara yang dikirimkan oleh pihak KM Sabuk Nusantara 75.

Cosmas menjelaskan, berdasarkan berita acara tersebut, peristiwa itu terjadi pada tanggal, 27 Juli 2026 dan penumpang yang jatuh bernama Gilbert. Penumpang ini naik dari pelabuhan Fakfak dengan tujuan Pelabuhan Agats.

Dari keterangan dua kerabatnya, Gilbert diketahui hilang saat KM Sabuk Nusantara 75 berlayar dari Pelabuhan Kampung Lobo menuju Poumako, Timika. Kapal ini berlayar pada hari Minggu, 26 Juli 2026 pukul 18.00 WIT.

Kepada petugas kapal, kata Cosmas, dua orang kerabatnya itu mengaku mereka bersama-sama dengan korban mengkonsumsi minuman keras di Dek 4 sebelah kanan saat kapal keluar dari Kampung Lobo.

“Namun pada pukul 00.30 WIT setelah mabuk, mereka berdua kembali ketempat tidurnya masing-masing. Sementara korban masih berada di tempat tersebut. Paginya, mereka mengecek korban tak ada diatas kapal. Akhirnya dari keluarga melapor ke kapal bahwa ada saudara mereka yang hilang,” jelas Cosmas.

Setelah menerima laporan, kata Cosmas, petugas kapal bersama keluarga mencari korban ke semua dek kapal, ternyata orangnya tidak ada di atas kapal dan sampai sekarang belum ditemukan. ***(Yosias Wambrauw)

Artikel ini telah dibaca 249 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Hari Ketiga Operasi Patuh Cartenz 2026, Polres Kepulauan Yapen Jaring 49 Kendaraan

29 October 2026 - 23:28 WIT

Yonif TP 909 KRP Pererat Silaturahmi dengan Jemaat Gereja Alfa-Omega Panduami

29 October 2026 - 22:45 WIT

Warga Sipil Ditikam di Dekai, Keterlibatan KKB Diselidiki

28 October 2026 - 20:31 WIT

Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Kapolres Kepulauan Yapen Ajak Pemuda Jaga Persatuan

28 October 2026 - 19:57 WIT

Polisi Tangkap Terduga Penganiayaan Bule Belanda di Manokwari

28 October 2026 - 16:12 WIT

Sasar Pelanggaran Lalu Lintas, Polres Waropen Gelar Operasi Patuh Cartenz 2026

27 October 2026 - 21:12 WIT

Trending di PERISTIWA