Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 9 Feb 2026 22:56 WIT

Penampakan Material Lumpur, Batu hingga Kayu di Lokasi Longsor Jalan Trans Papua Yalimo


					Kendaraan truk terdampak longsor di Yalimo di Jalan Trans Papua yang menghubungkan Jayapura-Wamena. Foto: ist Perbesar

Kendaraan truk terdampak longsor di Yalimo di Jalan Trans Papua yang menghubungkan Jayapura-Wamena. Foto: ist

KABARPAPUA.CO, Yalimo– Akses jalur darat Jalan Trans Papua yang menghubungkan Jayapura dan Wamena terputus akibat longsor yang terjadi Minggu, 8 Februari 2026. Peristiwa dipicu tingginya curah hujan yang terjadi sejak Sabtu, 7 Februari 2026 pukul 17.00 WIT hingga Minggu, 8 Februari 2026 pukul 06.30 WIT.

Data Polda Papua menyebutkan terdapat 6 titik longsor dan mengakibatkan jalur Trans Papua tidak dapat dilalui kendaraan dari kedua arah. Titik tersebut berada di Jalan Tanjakan Area Camp Pemilu yang mengalami putus total, Jalan Tanjakan Yahuli yang juga terputus, ruas Jalan Area Camp 90 dan Camp 80 yang tertimbun material longsor, Jembatan Kali Kil yang hanyut terbawa arus, serta ruas jalan di Area Kampung Wara yang tertimbun longsoran tanah.

Akibat kejadian ini, arus transportasi darat Jayapura–Wamena lumpuh total. Sejumlah truk dilaporkan tertimbun material longsor, puluhan kendaraan lainnya terjebak di sepanjang ruas jalan, serta satu unit truk roda enam berwarna kuning dilaporkan hanyut di Kali Kil.

Kendaraan truk terdampak longsor di Yalimo di Jalan Trans Papua yang menghubungkan Jayapura-Wamena. Foto: ist

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito menyampaikan belum dilaporkan adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut, sementara kerugian materil masih dalam proses pendataan.

Sejak Minggu siang, Polres Yalimo telah melakukan koordinasi intensif dengan PT Hutama Karya dan perusahaan telah menginstruksikan subkontraktor di sejumlah titik untuk segera menurunkan alat berat guna melakukan evakuasi kendaraan yang terjebak serta pembersihan material longsor di keenam lokasi terdampak.

Kendaraan truk terdampak longsor di Yalimo di Jalan Trans Papua yang menghubungkan Jayapura-Wamena. Foto: ist

Hingga Senin 9 Februari 2026, proses evakuasi dan pembersihan material longsor masih terus berlangsung dengan mengutamakan faktor keselamatan personel di lapangan, mengingat kondisi tanah yang masih labil serta potensi longsor susulan akibat cuaca yang masih fluktuatif.

“Kami mengimbau masyarakat untuk menunda perjalanan melalui jalur ini dan tidak mendekat ke titik longsor. Kondisi tanah masih labil dan curah hujan di wilayah tersebut masih cukup tinggi, sehingga berpotensi terjadi longsor susulan. Informasi pembukaan akses jalan akan kami sampaikan setelah dinyatakan aman untuk dilalui,” tegas Kombes Pol. Cahyo Sukarnito.

Kendaraan truk terdampak longsor di Yalimo di Jalan Trans Papua yang menghubungkan Jayapura-Wamena. Foto: ist

Saat ini personel Sat Lantas Polres Yalimo tetap bersiaga di titik-titik aman untuk memberikan arahan kepada para pengguna jalan, serta melakukan pengawasan di sekitar lokasi longsor guna memastikan tidak ada masyarakat yang mencoba melintas di area berbahaya.

Polda Papua bersama instansi terkait terus berupaya maksimal agar akses jalan dapat segera dipulihkan, sekaligus memastikan keselamatan masyarakat dan kelancaran proses penanganan di lokasi terdampak bencana. *** (Katharina/rilis)

Artikel ini telah dibaca 69 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Forum Pemimpin Redaksi Papua Terbentuk

2 May 2026 - 23:27 WIT

Polres Mappi Bongkar Tempat Produksi Miras “Kaki Anjing”

30 April 2026 - 10:49 WIT

Kapolda Papua Tengah : Tak Boleh Ada Praktik Curang dan Intervensi

29 April 2026 - 16:08 WIT

Ajakan Tokoh Pemuda Jelang 1 Mei di Tanah Papua

29 April 2026 - 13:06 WIT

HUT ke-2 Polda Papua Tengah: Stabilitas Keamanan jadi PR Berat

29 April 2026 - 13:00 WIT

Pengendara Motor di Serui Masih Banyak Tak Pakai Helm

28 April 2026 - 21:19 WIT

Trending di PERISTIWA