Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 29 Jul 2026 15:02 WIT

Suhardin, Nelayan yang Hilang di Kaimana Ditemukan


					Jenazah Suhardin, nelayan yang hilang di Kaimana. Foto: Yosias Wambrauw/Kabarpapua.co Perbesar

Jenazah Suhardin, nelayan yang hilang di Kaimana. Foto: Yosias Wambrauw/Kabarpapua.co

KABARPAPUA.CO, Kaimana– Nelayan bernama Suhardi yang dilaporkan hilang pada Sabtu, 25 Juli lalu akhirnya ditemukan. Sayangnya, Suhardi ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di areal pantai Bantemi tepatnya didepan Kantor Pengadilan Agama. Pria berusia 25 tahun itu ditemukan oleh masyarakat yang sedang berada di areal pantai tersebut sekira pukul 09.30 WIT, Rabu 29 Juli 2026.

Pantauan Kabarpapua.co, korban kemudian dimasukan kedalam kantong jenasah oleh petugas dari Inafis Polres Kaimana dibantu tim SAR dan masyarakat untuk selanjutnya dibawah ke ruang jenasah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kaimana.

Salah satu keluarga dekat korban bernama Sawaludin, kepada wartawan saat berada diruang jenasah memastikan bahwa pria yang ditemukan itu adalah Suhardin yang telah dicari selama lima hari diperairan laut Kaimana.

Ia mengenali korban setelah melihat jam tangan yang dikenakan dipergelangan tangan korban sebelah kiri. Menurutnya, jam itu dibeli bersama dengan korban.

Mewakili keluarga, Sawaludin juga menyampaikan banyak terimakasih kepada Basarnas, Kepolres dan juga personil angkatan laut yang telah membantu pencarian selama beberapa hari ini.

Di tempat yang sama, Komandan Pos SAR Kaimana, Silas Wopari kepada kabarpapua.co membenarkan bahwa berdasarkan penjelasan dari pihak keluarga, dapat dipastikan bahwa jenasah yang ditemukan adalah nelayan yang sedang dicari.

Dirinya mengaku bahwa tim gabungan sejak pagi sudah melakukan persiapan untuk melakukan pencarian dihari ketiga, namun sebelum bergeser, mereka justru mendapatkan informasi tentang penemuan mayat tersebut.

“Dengan adanya penemuan korban tersebut maka operasi SAR akan diusulkan untuk ditutup dan potensi terlibat lain akan kembalikan ke satuan tugas masing-masing,* jelasnya.

Silas juga menyampaikan terimakasih kepada semua potensi yang terlibat dalam pelaksanaan operasi sekaligus menyampaikan turut berdukacita atas kondisi yang dialami oleh keluarga.

Orang nomor satu di SAR Kaimana ini kembali mengimbau kepada seluruh masyarakat Kaimana yang akan melaut untuk memperhatikan faktor cuaca hingga kondisi perahu dan mesin termasuk jumlah muatan sebelum bepergian. *** (Yosias Wambrauw)

Artikel ini telah dibaca 43 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Sukacita dari Lapas Serui pada Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia

18 August 2026 - 17:58 WIT

Baku Tembak OPM dan TNI di Jila Mimika, Satu Prajurit Gugur

17 August 2026 - 15:59 WIT

Hasil Pendekatan Humanis: Tujuh Senpi Rakitan dan Puluhan Amunisi Dimusnahkan di Yapen

17 August 2026 - 13:01 WIT

Jelang HUT RI di Tolikara, OPM Botak Wanimbo Tembak Warga Sipil

17 August 2026 - 12:27 WIT

Ricuh Unjuk Rasa di Kota Jayapura, 7 Polisi Kena Lemparan Batu hingga Terinjak

15 August 2026 - 22:03 WIT

Polda Papua Sebut Keamanan Kondusif Pasca Unjuk Rasa

15 August 2026 - 18:12 WIT

Trending di PERISTIWA