Menu ✖

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR KEPULAUAN YAPEN · 23 Jun 2025 21:25 WIT

Pemkab Kepulauan Yapen Gelar Penulisan Sejarah Masuknya Injil di Marau dan Manawi


					Foto bersama dalam Kegiatan Penulisan Sejarah Lokal Masuknya Injil Tuhan di Marau dan Manawi. (KabarPapua.co/Ainun Faathirjal) Perbesar

Foto bersama dalam Kegiatan Penulisan Sejarah Lokal Masuknya Injil Tuhan di Marau dan Manawi. (KabarPapua.co/Ainun Faathirjal)

KABARPAPUA.CO, Serui – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Yapen melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kepulauan Yapen menggelar kegiatan Penulisan Sejarah Lokal Masuknya Injil Tuhan di Marau dan Manawi dalam rangka rangka memperkuat identitas lewat pelestarian budaya.

Acara yang berlokasi di Hotel Kelapa Dua Serui itu akan digelar mulai Senin-Rabu, 23-25 Juni 2025 ini resmi dibuka Asisten II Setda Kabupaten Kepulauan Yapen Oktovianus Ayorbaba mewakili Bupati Kepulauan Yapen Benyamin Arisoy dengan penabuhan tifa.

Ketua Panitia Penulisan Sejarah Lokal Masuknya Injil Tuhan di Marau dan Manawi, Bob M. Matui mengatakan, penulisan sejarah lokal tahun ini diarahkan pada sejarah religi dengan 70 peserta dari 2 Jemaat GKI Solagrasia Marau dan Jemaat GKI Simon Petrus Manawi.

Bob menjelaskan, kegiatan ini bermaksud untuk memfasilitasi masyarakat agar dapat menginventarisir kembali cerita-cerita sejarah yang ada kaitannya dengan keberadaan Kabupaten Kepulauan Yapen.

Tujuannya, kata Bob, agar tersedianya data tertulis tentang Kepulauan Yapen dari berbagai sisi, baik sisi pemerintahan maupun agama. Sehingga dapat dituangkan ke sebuah buku.

“Kami juga telah menulis sejarah beridirinya Landasan Pesawat pertama di Serui, yang berlokasi di Babo Il Kaboaena, Distrik Yawakukat, Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua,” jelas Bob.

Oktovianus yang membacakan sambutan Bupati Kepulauan Yapen Benyamin Arisoy mengatakan, betapa pentingnya penyusunan sejarah lokal ini sebagai langkah strategis merekam jejak perjalanan masyarakat dengan pendokumentasian sejarah secara tertulis.

“Ini agar tidak hanya menjadi cerita lisan yang bisa hilang ditelan waktu. Sebab melalui sejarah, kita belajar memahami budaya, perjuangan para leluhur, dan nilai-nilai luhur yang membentuk kehidupan masyarakat kita,” jelasnya.

Oktovianus juga mengatakan, pihaknya berharap kegiatan ini tak hanya berhenti di Marau dan Manawi saja. Sebab ini baru awal gerakan kolektif penulisan sejarah lokal di kampung-kampung lain di wilayah Kepulauan Yapen.

“Mari kita menulis dengan jujur, menggali dengan serius, dan menyusun sejarah lokal ini sebagai warisan yang memperkuat rasa tanggung jawab, kebanggaan, dan jati diri kita di tanah Papua,” terangnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Ketua II DPRK Kepulauan Yapen, Djorge D. Logianto, bersama Anggota DPRK Ayub Rawai, Kepala Bidang SMA Krisnawati Djatmika, Perwakilan Dewan Adat Suku Kabupaten Kepulauan Yapen, Tim penulis, Akademisi serta narasumber serta Jemaat GKI Solagrasia Marau dan Jemaat GKI Simon Petrus Manawi. ***(Ainun Faathirjal)

Artikel ini telah dibaca 127 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Pemkab Kepulauan Yapen Perkuat Tata Kelola Alat Kontrasepsi dan Mutu Pelayanan KB

29 October 2026 - 10:24 WIT

Wabup Kepulauan Yapen Buka Aksi Konvergensi 5 Percepatan Penurunan Stunting 2026

28 October 2026 - 21:23 WIT

Reses di Kepulauan Yapen, Tonny Tesar Dorong Pembangunan Gereja dan Jalan

27 October 2026 - 20:51 WIT

Kontingen Pesparani Katolik Kepulauan Yapen Tiba di Biak Numfor Siap Tampil Maksimal

27 October 2026 - 11:34 WIT

Ribuan Warga Serui Ramaikan Acara Kosong Tujuh Fun Run 2026 dan Hiburan Rakyat

19 October 2026 - 12:42 WIT

Ikatan Alumni SMAN 1 Serui 2007 Sukses Gelar Fun Run Rangkaian Dua Dekade

19 October 2026 - 11:35 WIT

Trending di KABAR KEPULAUAN YAPEN