Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR JAYAPURA · 11 May 2026 23:08 WIT

Pemkab Jayapura Over Target Belanja Pegawai


					Ilustrasi baju Korpri ASN. Foto: Net Perbesar

Ilustrasi baju Korpri ASN. Foto: Net

KABARPAPUA.CO, Sentani– Belanja pegawai di Pemerintahan Kabupaten Jayapura over target dengan angka di atas 30 persen. Hal ini dikarenakan terjadinya kelebihan pegawai.

Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Jayapura, Derek Timotius Wouw menjelaskan akibat kelebihan pegawai ini, berimbas pada perekrutan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk saat ini ditangguhkan.

“Kebijakan ini diambil karena kemampuan anggaran daerah yang belum mencukupi. Meskipun dalam kurun waktu 2025 hingga 2026 terdapat sejumlah ASN yang memasuki masa purna tugas, maka kami masih melengkapi data bersama kepegawaian dan organisasi tata laksana (Orteral) untuk memastikan angka riilnya,” ujar Wouw.

Selain itu yang memengaruhi meningkatnya jumlah pegawai, yakni pemindahan sebagian guru SMA/SMK dari provinsi ke kabupaten/kota. Kebijakan ini berdampak pada bertambahnya beban pegawai di Kabupaten Jayapura, sementara anggaran belum sepenuhnya tersedia.

Ia juga menyoroti masih kurangnya koordinasi antara Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) dengan bagian keuangan daerah dalam penyusunan anggaran.

“Ini menjadi perhatian kami karena menunjukkan belum optimalnya sinkronisasi data dan perencanaan,” tegasnya.

Dari hasil rekapitulasi sementara, ditemukan adanya ketimpangan jumlah pegawai antar OPD. Beberapa OPD mengalami kelebihan pegawai, sementara lainnya masih kekurangan. “Kondisi ini akan menjadi dasar untuk melakukan pemerataan distribusi pegawai,” kata Wouw.

Selain itu, pemerintah juga akan mengevaluasi keberadaan tenaga honorer untuk memastikan kesesuaiannya dengan kebutuhan operasional. Secara struktural, jumlah pegawai harus disesuaikan dengan kebutuhan jabatan yang ada.

“Ini menjadi strategi untuk menekan belanja pegawai agar tetap sesuai dengan kemampuan keuangan daerah,” ucapnya. *** (Rls)

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Yusuf Yambe Yabdi Dilantik Jadi Plt Sekda Kabupaten Jayapura

3 October 2025 - 20:07 WIT

Pemkab Jayapura Gelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

1 October 2025 - 19:58 WIT

Pengembangan Kakao dan Padi Jadi Komoditas Prioritas di Kabupaten Jayapura

30 September 2025 - 22:52 WIT

Pemkab Jayapura Minta Masyarakat Perlu Waspadai Aksi Kriminalitas

30 September 2025 - 21:40 WIT

Kolaborasi Pemkab Jayapura- TNI AU Silas Papare Wujudkan Pangan Murah

27 September 2025 - 15:08 WIT

Bupati Berkantor di Dinas Kesehatan Jayapura

25 September 2025 - 21:58 WIT

Trending di KABAR JAYAPURA