Menu ✖

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 2 Mar 2026 19:38 WIT

Markas OPM Aibon Kogoya Dikuasai Aparat Keamanan, Ratusan Amunisi Ditemukan


					500-an amunisi ditemukan di markas OPM Aibon Kogoya. Foto: Satgas Damai Cartenz. Perbesar

500-an amunisi ditemukan di markas OPM Aibon Kogoya. Foto: Satgas Damai Cartenz.

KABARPAPUA.CO, Nabire– Markas Panglima OPM Kodap III D Dulla Aibon Kogoya berhasil dikuasai oleh aparat keamanan. Kontak tembak aparat keamanan dan OPM sempat terjadi dalam proses penguasaan markas yang terjadi Minggu 1 Maret 2026.

Aparat keamanan menemukan sejumlah barang dalam markas tersebut, mulai dari Bendera Bintang Kejora hingga 561 butir amunisi dari berbagai kaliber yang biasa digunakan untuk senjata laras panjang dan laras pendek. Kemudian ditemukan juga 10 magazen senjata api jenis SS1 dan senjata api jenis AK-101. Didapati juga 12 unit telepon genggam, 5 unit handy talky (HT), serta uang tunai sebesar Rp79.900.000.

Barang bukti lainnya yang ditemukan di dalam Markas OPm Aibon Kogoya. Foto: Satgas Damai Cartenz

“Saat personel gabungan mendekati lokasi, kelompok bersenjata melakukan perlawanan sehingga terjadi baku tembak dan akhirnya kelompok tersebut melarikan diri meninggalkan sejumlah perlengkapan dan logistik di markas,” kata Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo.

Temuan lain yang menjadi perhatian aparat adalah dua unit telepon genggam yang diduga milik korban aksi kekerasan sebelumnya. Satu di antaranya diduga milik anggota Brimob Batalion C yang gugur akibat aksi penyerangan tahun lalu. Sementara satu unit lainnya diduga milik seorang karyawan sipil atau petugas keamanan dalam peristiwa pembakaran pos pengamanan PT Kristalin di Nabire.

“Ini merupakan komitmen negara untuk hadir di tengah masyarakat ketika terjadi aksi-aksi kekerasan. TNI-Polri tidak akan tinggal diam. Kami akan terus kejar kelompok kriminal bersenjata,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Brigjen Pol.Faizal Ramadhani meminta masyarakat agar tetap tenang dan jangan terpengaruh informasi yang belum resmi.

“Operasi penegakan hukum akan terus dilakukan secara terukur dan profesional guna menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua,” kata Faizal. *** (rilis)

Artikel ini telah dibaca 227 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Hilang Arah Terhalang Asap Pekat di Timika, 7 Penumpang Longboat Ditemukan Selamat

14 October 2026 - 17:09 WIT

Jembatan Merah Putih Jadi Titik Kehidupan Baru di Ugimba Pedalaman Intan Jaya

14 October 2026 - 16:31 WIT

Polres Nabire Musnahkan Ganja Asal Jayapura

14 October 2026 - 14:46 WIT

Satgas Damai Cartenz Lumpuhkan 2 Anggota KKB di Dekai, 1 Tewas

13 October 2026 - 22:40 WIT

Kejati Papua Tetapkan Mantan Kadis PUPR Boven Digoel Tersangka Kasus Korupsi Rp10,64 Miliar

13 October 2026 - 14:13 WIT

Dari Pengabdian Menjadi Berkat, TMMD di Nabire Bangun Gereja untuk Umat

13 October 2026 - 13:42 WIT

Trending di PERISTIWA