Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR KEPULAUAN YAPEN · 7 Feb 2026 09:35 WIT

Komisi C DPRK Kepulauan Yapen Pantau Kondisi Pendidikan Dasar


					Anggota Komisi C DPRK Kepulauan Yapen Rian Hendrik saat kunjungan pemantauan proses belajar mengajar di SD Immanuel Ambai. (KabarPapua.co/Ainun Faathirjal) Perbesar

Anggota Komisi C DPRK Kepulauan Yapen Rian Hendrik saat kunjungan pemantauan proses belajar mengajar di SD Immanuel Ambai. (KabarPapua.co/Ainun Faathirjal)

KABARPAPUA.CO, Serui  Wakil Ketua Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Kepulauan Yapen, Rian Hendrik bersama Yayasan Tangan Pengharapan melakukan kunjungan ke Distrik Nusawani dan Kepulauan Ambai, Kabupaten Kepulauan Yapen.

Kunjungan ini untuk memantau langsung kondisi proses belajar mengajar di sejumlah sekolah dasar, khususnya di Kampung Saweru dan Kampung Ambai, Jumat, 6 Februari 2025.

Dalam kunjungan itu, Rian menyampaikan, pihaknya meninjau dua sekolah dasar, yakni SD YPK Imanuel Ambai di Distrik Kepulauan Ambai dan SD YPK Elim Saweru di Distrik Nusawani.

Di SD YPK Imanuel Ambai, tercatat sekitar 90 siswa yang hanya dibimbing tiga tenaga pendidik. Dari jumlah itu, satu orang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan dua lainnya merupakan tenaga honorer.

 Sementara di SD YPK Elim Saweru terdapat 120 siswa, yang didampingi enam tenaga pendidik, tiga PNS dan tiga tenaga honorer. 

“Berdasarkan pantauan kami di lapangan, masih terdapat banyak kekurangan, baik dari sisi fasilitas maupun tenaga pendidik. Kondisi ini cukup mengkuatirkan mengingat pentingnya pendidikan bagi anak-anak kita, sehingga perlu perhatian serius dan prioritas bersama,” jelas Rian.

Selain itu, kata Rian, perhatian utama perlu difokuskan pada SD YPK Imanuel Ambai yang masih sangat membutuhkan tambahan tenaga pengajar.

Koordinator Guru Yayasan Tangan Pengharapan Wilayah Yapen Barat, Jeane Marlessy mengatakan, kunjungan itu bertujuan melihat secara langsung kondisi pembelajaran di lapangan yang masih menghadapi berbagai keterbatasan.

“Dari hasil pemantauan kami, masih terdapat kekurangan tenaga pendidik dan fasilitas pendukung. Bahkan kami terima keluhan kepala sekolah di Kampung Ambai yang telah mengajar selama lima tahun tanpa adanya tambahan tenaga pengajar,” terang Jeane.

Jeane menambahkan, keterbatasan tenaga pendidik turut berdampak pada keterlambatan dan kurang optimalnya proses belajar mengajar di wilayah tersebut.

Kunjungan ini diharapkan dapat mendorong perhatian lebih dari pemerintah daerah dan pihak terkait untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Distrik Nusawani dan Distrik Kepulauan Ambai. ***(Ainun Faathirjal)

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Tonny Tesar: MBG Penuhi Kebutuhan Gizi Siswa di Kepulauan Yapen 

6 March 2026 - 23:05 WIT

Sinergi YPK- Yayasan TBN, Bidik Standar Pendidikan Global

5 March 2026 - 21:11 WIT

Pedagang Pasar Ikan Aroro Iroro Serui Keluhkan Minimnya Fasilitas

4 March 2026 - 18:39 WIT

Tangan Pengharapan Jawab Kekurangan Guru di SD YPK Immanuel Ambai

2 March 2026 - 22:24 WIT

Petani Kakao Yapen Menjerit Tak Ada Tempat Penampung

2 March 2026 - 21:52 WIT

Danau Tondijat Jadi Harapan Baru Ekonomi Warga Serui

2 March 2026 - 20:25 WIT

Trending di KABAR KEPULAUAN YAPEN