Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR FREEPORT · 14 Jun 2024 10:38 WIT

Gerak Cepat Freeport Perbaiki Jalan dan Jembatan Rusak Akibat Banjir di Kampung Waa


					PTFI mengerahkan alat berat guna memperbaiki infrastruktur jalan yang rusak akibat banjir dan longsor di Kampung Waa Banti, Distrik Tembagapura. (Dok Freeport) Perbesar

PTFI mengerahkan alat berat guna memperbaiki infrastruktur jalan yang rusak akibat banjir dan longsor di Kampung Waa Banti, Distrik Tembagapura. (Dok Freeport)

KABARPAPUA.COTimika – Freeport Indonesia menerjunkan tim khusus (timsus) untuk memperbaiki jalan dan jembatan akibat curah hujan tinggi, banjir dan tanah longsor di Kampung Waa Banti, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, pada 1—3 Juni lalu.

Senior Vice President Community Development PTFI, Nathan Kum, menyatakan telah mengerahkan 2 unit alat berat eksavator, 4 unit Articulate Dump Truck, 1 unit Wheel Loader, dan 1 Unit alat Grader. Peralatan ini untuk memperbaiki jalan, tanggul serta normalisasi sungai.

“Kami bergerak cepat, peralatan berat dan kru untuk melakukan perbaikan jalan, tanggul, normalisasi sungai. Kru juga memperbaiki tanggul penahan jembatan Agawagom yang mulai tergerus air sungai,” kata Nathan Kum.

Akses Transportasi Sempat Terhenti

Debit air sungai akibat curah hujan tinggi menyebabkan rusaknya tanggul pinggir sungai yang menopang jalan utama menuju Kampung Waa Banti. (Dok Freeport)

Banjir selama tiga hari menyebabkan kerusakan akses jalan, tanggul sungai dan jembatan, serta beberapa titik ruas badan jalan menuju Kampung Banti longsor. Dampaknya akses transportasi masyarakat dan mobilitas tenaga kesehatan Rumah Sakit Banti sempat terhenti.

Kampung Waa Banti merupakan wilayah yang berada 5 km dari area operasi PTFI di Tembagapura. Jalan dan jembatan yang rusak ini merupakan satu-satunya akses darat yang menghubungkan Timika, Tembagapura, dengan Kampung Banti, Kampung Opitawak, dan Kampung Aroanop.

“Perbaikan jalan dan jembatan sangat mendesak. Yang menjadi prioritas kami adalah membuka akses jalan yang setiap hari digunakan masyarakat, termasuk memastikan transportasi tenaga kesehatan dari Tembagapura menuju RS Banti berjalan lancar,” ungkap Nathan.

Masyarakat Tiga Kampung Apresiasi Freeport

Proses normalisasi sungai Agawagong guna mencegah pengikisan tanggul yang menopang jembatan di kampung Waa Banti. (Dok Freeport)

Kepala Kampung Banti 2, Demianus Natkime, mengatakan mobilitas warga terganggu akibat banjir dan tanah longsor. Ia pun menyampaikan terima kasih kepada Freeport yang telah bergerak cepat memperbaiki akses jalan.

“Mewakili masyarakat dari 3 kampung kami berterima kasih kepada pihak Freeport yang sudah bergerak cepat bantu perbaikan akses jalan utama kampung Waa Banti. Semoga cuaca dapat kembali normal agar tidak terjadi bencana kembali,” katanya.

Perbaikan jalan dan jembatan guna mendukung aktivitas masyarakat di Kampung Waa Banti. Langkah Freeport telah mendapat dukungan dari TNI dan Polri dalam pemantauan di area terdampak banjir dan longsor, hingga cuaca. *** (Siaran Pers)

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Lewat Program Ini, Freeport dan Pemkab Mimika Cetak Pendidik Profesional Bersertifikasi

12 July 2024 - 22:49 WIT

Freeport Dukung Atlet Indonesia di Olimpiade Paris 2024

11 July 2024 - 15:32 WIT

Pemkab Mimika Gandeng Freeport Tinjau Longsor di Kampung Banti

7 July 2024 - 14:31 WIT

Atlet PAC Binaan Freeport Raih 7 Medali di Kejuaraan Atletik Jateng Open 2024

2 July 2024 - 23:18 WIT

10 Anak Papua Tampil Memukau di Camp Broadway Indonesia

30 June 2024 - 22:41 WIT

Papua Football Academy Luluskan 24 Siswa Angkatan Pertama

20 June 2024 - 18:11 WIT

Trending di KABAR FREEPORT